< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

AS: Iran Bajak Kapal Tanker Minyak di Perairan Internasional Pakai Kekuatan Militer

iNews Portal

WASHINGTON, iNews.id - Otoritas pertahanan Amerika Serikat melaporkan militer Iran sengaja menghentikan sebuah kapal tanker di perairan internasional. AS menuding aksi tersebut sebagai pembajakan.

"Hari ini di perairan internasional, tentara Iran, termasuk dua kapal dan helikopter Sea King, menghentikan dan mengambil alih sebuah kapal tanker bernama Wila," demikian pernyataan resmi Komando Sentral AS lewat media sosial Twitter, pada Rabu (12/8/2020).

Dalam unggahannya, Komando Sentral AS juga merilis foto hitam-putih yang menunjukkan sebuah helikopter Iran terbang rendah tepat di atas tanker kemudian disusul pendaratan sejumlah tentara menggunakan tali ke dek kapal.

Departemen Pertahanan AS mengatakan militer Iran kemudian melepaskan kapal tanker berbendera Liberia yang mengangkut minyak serta bahan kimia itu setelah menguasainya selama empat sampai lima jam.

Insiden tersebut diketahui terjadi di Teluk Oman, yang termasuk dalam perairan internasional sekitar 32 kilometer (20 mil) lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA).

"Tentara misi khusus Iran turun ke kapal dari helikopter Sea King menggunakan tali dengan cepat," kata sumber Dephan AS seperti dilaporkan AFP, Kamis (13/8/2020).

Sampai berita ini diturunkan, otoritas AS belum bisa memastikan apa yang terjadi saat militer Iran 'membajak' kapal tersebut. Namun, berdasarkan laporan kapal pengintai tidak ada sinyal bahaya yang dikirimkan oleh kapal M/T Wila.

"Sebuah kapal koalisi memantau insiden tersebut tetapi tidak menerima sinyal bahaya dari M/T Wila," lanjutnya.

Menurut laporan Bloomberg, kapal tanker tersebut berlayar di pantai timur Uni Emirat Arab sejak bulan lalu. Kapal tersebut terlihat memuat peti kemas pada Juli di dekat terminal minyak milik Irak, Al-Basra.

Ini merupakan kali kedua militer Iran menghentikan dan menduduki kapal tanker di perairan internasional yang berdekatan juga dengan Selat Hormuz. Pada Juli 2019, Tentara Revolusi Iran menangkap kapal tanker minyak berbendera Inggris, Stena Impero, karena diduga menabrak kapal penangkap ikan dan melepaskannya dua bulan kemudian.

Iran dan Amerika Serikat dalam setahun terakhir terlibat serentetan insiden di wilayah peraian Teluk Oman dan Selat Hormuz. Meningkatkanya ketegangan dua negara tersebut berdampak pada banyaknya aksi penyerangan terhadap kapal tanker yang melintas.

Editor : Arif Budiwinarto

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!