< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Bukan Di Kulkas, Begini Cara Menyimpan Berbagai Jenis Keju Supaya Awet dan Tidak Keras

Sajiansedap

Bukan Di Kulkas, Begini Cara Menyimpan Berbagai Jenis Keju Supaya Awet dan Tidak Keras

Sajiansedap.com - Siapa yang suka mengonsumsi keju?

Bahan makanan satu ini punya banyak jenis, seperti mozarella, cheddar, parmesan, edam, dan masih banyak lagi.

Sama seperti produk olahan susu lainnya, keju juga mudah sekali basi atau busuk. 

Salah satu cara paling mudah adalah dengan menyimpan keju di dalam kulkas.

Namun, seringkali keju mengeras atau bahkan berjamur meskipun kita simpan di dalam kulkas. Hal ini tentunya membuat kita tidak bisa lagi memakainya.

Ternyata hal itu disebabkan karena banyak orang yang menerapkan cara penyimpanan yang salah atau kurang tepat.

Lalu, bagaimana cara menyimpan keju yang benar, ya?

1. Membungkus Keju dengan Kertas

Karena dijual dalam ukuran yang cukup besar, terkadang kita hanya menggunakan sebagian dari keju.

Sebelum itu, ada baiknya kita membungkus keju terlebih dahulu.

Jenis pembungkus paling baik untuk keju adalah menggunakan kertas lilin atau kertas roti.

2 Jangan Gunakan Plastik untuk Membungkus Keju

Kita sangat disarankan untuk tidak menggunakan plastik untuk langsung membungkus keju.

Plastik membuat keju tidak bisa bernafas dan tidak bisa menyerap oksigen.

Hal ini bisa menyebabkan rasa pada keju rusak dan memungkinkan pertumbuhan bakteri di dalamnya.

3. Berilah Bungkus Tambahan

Keju yang sudah dibungkus dengan kertas lilin atau kertas roti masih memiliki potensi untuk kering dan keras jika dibiarkan terlalu lama.

Karena itu, kita bisa memberikan bungkus tambahan menggunakan plastik.

Menyimpan keju ternyata berbeda Tergantung jenis kejunya

Menyimpan keju ternyata berbeda Tergantung jenis kejunya

Caranya, keju yang sudah terbungkus kertas dimasukkan ke dalam kantong plastik yang bisa ditutup.

Jangan menutup plastik terlalu rapat, biarkan plastik sedikit tebuka untuk memberi ruang udara ketika menyimpan keju.

Cara ini juga bisa dilakukan untuk mencegah bau keju tersebar ke seluruh kulkas bila keju membusuk.

4. Potong Bagian Keju yang Berjamur

Ketika ingin menggunakan keju, tetapi ada sedikit bagian yang berjamur pada keju, jangan langsung kamu buang kejunya.

Kita bisa memotong bagian keju yang berjamur dan sisanya tetap aman untuk dikonsumsi.

Namun, hal ini tidak bisa dilakukan untuk semua jenis keju.

Beberapa jenis keju yang bertekstur lembut, seperti blue cheese dan mozarella tidak aman dikonsumsi meski ada sedikit bagiannya yang terkena jamur.

Adapun keju yang bertektur keras atau agak keras, seperti cheddar, parmesan, gouda, atau emmental boleh melakukan cara di atas.

5. Jangan Mencampur Keju dalam Satu Bungkus

Saat akan membungkus keju, jangan campurkan berbagai keju ke dalam satu bungkus.

Setelah dibungkus, tuliskan nama dan tanggal pembelian keju.

Dengan begitu, kita bisa mengetahui jenis dan masa penyimpanan keju tanpa perlu membuka bungkusnya.

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!