Hetanews.com - Konflik antara PSSI dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akhirnya menyeret nama lain yakni Indra Sjafri. Shin menuding Indra melakukan tindakan indisipliner ketika menjabat sebagai asistennya.

Tuduhan itu langsung dibantah mentah-mentah oleh Indra dengan menyebut Shin telah berbohong. Menyikapi hal itu, Ketua Umum PSSI M. Iriawan menyatakan bahwa friksi antara Shin dengan Indra sudah selesai. Ia pun meminta kepada semua pihak untuk tak lagi berkutat dengan isu tersebut.

“Indra Sjafri itu mendukung Shin Tae-yong. Karena dia bagian dari PSSI, harus mendukung, dan Shin Tae-yong senang dengan hal itu. Sepak bola kita ‘kan mau maju, jadi untuk isu-isu yang tidak baik tolong teman-teman media kelola,” ujar Iriawan.

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri saat ditemui di kawasan Hotel Sultan, Jumat (18/10/2019).

Foto: Rafael Ryandika/kumparan

Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan, juga meluruskan terkait diangkatnya Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik (Dirtek) PSSI. Menurutnya, penunjukan mantan pelatih Timnas U-23 sebagai Dirtek PSSI tak lepas dari kondisi kesehatan Danurwindo.

“Coach Danurwindo sudah cukup sepuh dan waktu itu Shin Tae-yong tidak menginginkan Indra Sjafri di Timnas, sehingga ada posisi yang bisa ditempati oleh Indra Sjafri,” kata Iwan Bule.

“Hasil rapat Exco (Komite Eksekutif) waktu itu pun tepat, karena kesehatan coach Danurwindo menurun dan ada Indra Sjafri. Saya juga cukup terbantu ya. Saya kira tidak ada masalah, dan untuk isu-isu diluar terkait pergeseran itu tidak ada,” tandasnya.

Sumber: kumparan.com