< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Banjir Ukraina Sebabkan 3 Orang Tewas Dan 6 Ribu Rumah Rusak

Harianaceh

KIEV – Sebanyak tiga orang tewas dan ratusan lainnya meninggalkan rumah mereka di Ukraina Barat, menyusul banjir terburuk dalam satu dasawarsa. Demikian keterangan dari pihak berwenang, Rabu (24/6/2020).

“Situasinya kritis,” kata Perdana Menteri Ukraina Denys Shmygal, melansir AFP, Kamis (25/6/2020).

“Situasinya diperumit kenyaataan ada pasien virus corona,” kata Perdana Menteri.

Banjir disebabkan hujan lebat. Banjir itu melanda 200 desa dan merusak hampir sekira 6.000 rumah. Demikian pernyataan layanan darurat.

Sementara itu, Presiden Ukrainan Volodymyr Zelensky mendesak para pejabat untuk menemukan solusi sistemik, memperkuat tepi sungai.

Wilayah yang paling terdampak banjir adalah Ivano-Frankivsk yang berada di sekitar perbatasan Rumania.

Menteri Dalam Negeri Arsen Avakov mengatakan, di beberapa daerah, curah hujan mencapai sekira 70 persen dalam beberapa hari terakhir. Lebih dari 100 kilometer jalan dan 90 jembatan hancur, sebut Kementerian Dalam Negeri Ukraina.

Saat ini pihak berwenang mengirimkan makanan dengan helikopter ke desa yang aksesnya terputus oleh banjir.

Banjir tersebut disebut lebih parah dibandingkan kejadian 2008, yang menewaskan 39 orang di Ukraina Barat, kata Perdana Menteri.

Lantaran hujan lebat pada Selasa, ada kenaikan tajam tinggi permukaan air sungai Tysa, antara 4-5 meter. Ahli menyebut, banjir terjadi karena penebangan liar di Carpathian.

(erh)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!