< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Pencarian 7 Nelayan Hilang di Selat Sunda Masih Nihil, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Sindonews
Pencarian 7 Nelayan Hilang di Selat Sunda Masih Nihil, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Tim gabungan Basarnas Lampung dan Banten masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelamnya kapal nelayan KM Puspita Jaya di perairan Selat Sunda. Foto/ist
LAMPUNG - Tim gabungan Basarnas Lampung dan Banten masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelamnya kapal nelayan KM Puspita Jaya di perairan Selat Sunda pada Kamis 18 Juni 2020 lalu. Upaya pencarian tujuh dari total 16 orang penumpang yang hilang sampai saat ini belum membuahkan hasil.

Saat ini tim Basarnas Lampung terus berkoordinasi dengan Basarnas Banten dalam melakukan upaya pencarian korban. Basarnas Lampung bertugas melakukan penyisiran ke wilayah perairan laut sekitar kota Agung – Pulau Tabuan – Pulau Belimbing.

Kepala Kantor SAR Lampung Jumaril mengatakan, pencarian korban tenggelam yang hilang hilang akan dilakukan sampai sepekan pasca peristiwa tersebut.

  • Nakhoda KM Gemilang 717 GT02 yang Hilang Kontak Selamat, ABK Meninggal


  • “Samapi hari ini pencarian tim SAR gabungan hari ini masih nihil atau belum membuahkan hasil, tapi berdasarkan standar prosedur basarnas, pencarian akan terus di lakukan sampai tujuh hari pasca kejadian,” kata Jumaril, Senin (22/6).

    Sejauh ini, korban yang berhasil dievakuasi dan dinyatakan selamat sebanyak sembilan orang dan masih ada tujuh orang penumpang yang masih dalam pencarian.

    Untuk data korban yang berhasil dievakuasi adalah nahkoda kapal Durja (31), Sanan (35), Dede Juri (24), Aji Alamsyah (21), Ashan Ako (21), Udi (42), Wawan (25), dan Acuy (25).

    Sementara, korban hilang adalah Jamal (25), Sancan (35), Rasmin (30), Suri (50), Boler (30), Tastirah (50), dan Joni (30).

    Di ketahui mereka keseharianya berprofesi sebagai nelayan kapal. Mereka dihantam ombak hingga terbalik sekitar pukul 18.30 WIB. Nelayan yang selamat itu berupaya keras berenang ke Pulau Panaitan dan telah dievakuasi ke Pelabuhan Merak.
    (mpw)
    BERITA TERKAIT
    • kapal tenggelam
    • nelayan hilang
    KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
    • Disqus
    • Facebook
    LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!