< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Bertambah Ratusan Orang Terjangkit Covid-19 di Jakarta

Valid News

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta mengumumkan peningkatan kasus positif Corona Virus Disease 2019 (covid-19) mencapai 176 orang dibandingkan hari sebelumnya. Pasien sembuh dilaporkan bertambah 129 orang dan pasien meninggal naik delapan orang.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, Kamis (18/6) untuk kasus positif covid-19 tercatat 9.385 orang dari hari sebelumnya 9.209 orang. Sementara, pasien sembuh 4.574 orang dibanding hari sebelumnya 4.445 orang, dan yang meninggal dunia 594 orang yang sebelumnya 586 orang.

Sementara itu, 1.385 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit atau berkurang dari hari sebelumnya 1.399 orang. Ada 2.832 orang melakukan isolasi mandiri di rumah dari sebelumnya 2.779 orang.

“Orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 22.798 orang dari sebelumnya 22.235 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14.491 orang dari sebelumnya 14.240 orang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari Handayani, Kamis (18/6) seperti dikutip dari Antara.

Data di laman corona.jakarta.go.id, ODP berjumlah 61.975 orang dari sebelumnya 59.327 orang. Bila dirinci, maka 506 orang (sebelumnya 523 orang) dalam proses pemantauan dan 61.469 orang (sebelumnya 58.804 orang) selesai pemantauan.

Berdasarkan data di laman yang sama, PDP sebanyak 14.491 orang (sebelumnya 14.241 orang). Sebanyak 931 orang masih dirawat dan berkurang dari sebelumnya 1.201 orang. Lalu, 13.560 orang dari sebelumnya 13.040 orang pulang dan sehat.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyatakan sampai dengan 17 Juni 2020 sudah ada 223.427 sampel (meningkat dari sebelumnya 217.048 sampel) telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak covid-19 di lima wilayah DKI Jakarta.

Untuk tes PCR pada 17 Juni 2020, dilakukan pada 4.341 orang. Sebanyak 3.739 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus barudengan hasil 176 positif dan 3.463 negatif.

"Total test PCR pada kasus baru adalah 9.669 tes per 1 juta penduduk per minggu. Hal ini sudah melebihi target WHO, yakni 1.000 tes per 1 juta penduduk per minggu," kata Dwi.

Pemeriksaan masif secara selektif termasuk dengan tes cepat (rapid test), juga terus dilakukan di daerah kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu dan juga pada ibu hamil.

"Total sebanyak 185.071 orang (sebelumnya 184.705 orang) telah menjalani tes cepat, persentase positif covid-19 sebesar empat persen, dengan rincian 6.817 orang (sebelumnya 6.811 orang) dinyatakan reaktif covid-19 dan 178.254 orang (sebelumnya 177.894 orang) dinyatakan non-reaktif," tutur Dwi.

Untuk kasus positif, lanjut Dwi, ditindaklanjuti dengan uji usap tenggorokan (swab test) secara PCR. Apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau rumah sakit atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

"Pada masa PSBB transisi ini, kewaspadaan harus ditingkatkan. Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat turut mengisi survei persepsi risiko covid-19 yang dapat diakses pada situs s.id/resikocovid. Survei yang diisi dapat menjadi masukan bagi Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan penanganan covid-19 ke depannya," ucap Dwi.

Sejak 24 April 2020, Kelompok Kerja Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Jakarta telah berhasil mengumpulkan sekitar 424 ribu paket sembako siap distribusi pada warga terkena dampak PSBB.

"Sejak 24 April 2020, hingga 17 Juni 2020 pukul 15.00 WIB, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 424.929 paket sembako (hari sebelumnya 423.986 paket) dan 167.611 paket (sebelumnya 167.611 paket) makanan siap saji," ucap Dwi. (Leo Wisnu Susapto)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!