< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Obyek Wisata di Batang Mulai Dibuka Minggu Depan, Bupati Wihaji: Wajib Taati Protap Kesehatan

Jateng-tribun

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang perlahan mulai menggencarkan kebijakan penerapan new normal.

Beberapa wisata pun akan mulai dibuka secara bertahap minggu depan.

Bupati Batang Wihaji bersama jajaran Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) meninjau kesiapan tempat wisata sebelum dibuka.

• Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu

• Kerusuhan di Amerika Mirip Indonesia, Tapi Trump Sembunyi di Bunker Gedung Putih Hampir Sejam

• Angka Penularan Corona di Jateng Menurun, Ganjar Masih Tak Ingin Terapkan New Normal

• Viral Foto Danau Bisa Akibatkan Android Crash, Inilah Dugaan Penyebabnya

"Ini persiapan untuk new normal, karna memang pandemi corona ini sebabnya tidak tahu, sehingga jika berlarut ekonomi juga tidak jalan maka perlahan wisata akan kami ujicoba untuk dibuka," tutur Bupati Batang Wihaji saat meninjau wisata Batang Dolphin Center, Selasa (2/6/2020).

Namun demikian, dengan dibukanya tempat wisata, pasar modern, tempat ibadah semua pihak pengelola harus menaati dan menjalankan protokol kesehatan.

"Untuk itu saya cek kesiapannya, dan memberikan catatan penting bahwa harus mengedepankan protokol kesehatan, seperti wajib masker, menyediakan tempat cuci tangan serta pengaturan jaga jarak," ujarnya.

Dikatakannya baru sebaguan wisata yang perbolehkan untuk dibuka pasalnya tetap harus melihat kondisi wisata.

"Batang Dolphin Center menjadi satu di antara wisata yang bisa dibuka karena tempatnya mendukung bisa diterapkan pengaturan jaga jarak.

Untuk sementara wisata yang dibuka adalah wisata alam dengan tempat yang cukup luas," jelasnya.

Selain itu, Pemkab Batang juga akan menyediakan Posko Kesehatan dan ambulans serta petugas kesehatan di tempat wisata.

"Jadi Pemkab tetap melakukan pengawasan, kami sediakan posko kesehatan dan ambulans serta petugas kesehatan untuk mengecek pengunjung wisata," tambahnya.

Sementara Humas Batang Dolphin Cemter, Sutejo menyambut baik atas kebijakan new normal dengan bisa dibukanya kembali tempat wisata.

Pasalnya selama ini pihaknya sudah cukup terdampak dengan ditutupnya wisata selama dua bulan.

"Sudah dua bulan ini tutup cukup kewalahan, tidak ada pemasukan namun pengeluaran tetap karena satwa harus diberi makan.

Setiap bulan biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp 250 juta, sekitar 40 karyawan kami juga dirumahkan," ujarnya.

Dengan diperbolehkannya dibuja kembali tempat wisata di tengah pandemi, pihaknya akan mentaati semua protokol kesehatan dan memperketat pengawasan pengunjung.

"Akan diatur jarak antar pengunjung dan satwa, wajib masker, pengecekan suhu badan dipintu masuk jika ada pengunjung yang di atas 38 derajat maka tidak diperbolehkan masuk," pungkasnya. (din)

• Anggota KKB Papua Paling Dicari Sejak 2011 Ditangkap, Sempat Kabur saat Digerebek

• Oknum Anggota TNI AD Pukuli Buruh Bangunan di Posko Covid, Diduga Gara-gara Bersikap Cuek

• Viral Admin Olshop Ancam Santet Pelanggan Karena Tak Jadi Beli

• Sragen Sempat Nihil 9 Hari, Kini Muncul 2 Kasus Baru Positif Corona, Seorang Kuli di Pasar Kobong

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!