< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

ODP di Sumut Berkurang 1. 508 Orang

RRI
  • ODP di Sumut Berkurang 1. 508 Orang

    KBRN, Medan : Sejak ditetapkan berstatus siaga darurat virus corona (Covid 19) pada 16 Maret lalu, jumlah kasus Covid-19 di Sumut terus mengalami peningkatan. Baik kasus positif, pasien dalam pengawasan (PDP) hingga orang dalam pemantauan (ODP). Namun untuk pertama kalinya, kasus ODP di Sumut mengalami penurunan signifikan.

    Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara yang disampaikan juru bicara gugus tugas, Aris Yudhariansyah, hingga Minggu (29/3/2020), jumlah ODP di Sumut mencapai 2.556 kasus atau mengalami penurunan hingga 58,9 persen dari sebelumnya yang berjumlah 4.064 kasus. Penurunan ini menurut Aris karena adanya penyesuaian kriteria dari panduan yang dikeluarkan Kemenkes RI.

    Aris menjelaskan, berdasarkan Revisi 4 Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 yang dikelaurkan Kemenkes RI beberapa hari lalu, ada beberapa definisi mengenai ODP. Salah satunya adalah orang yang mengalami demam diatas 38 derajat atau memiliki riwayat demam atau memiliki gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek, sakit tenggorokan atau batuk.

    "Dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah yang telah terkonfirmasi sebagai wilayah transmisi lokal," katanya dalam konferensi pers di Medan, Minggu (29/3/2020).

    Sementara Mayor Kes dr Whiko Irwan dari Tim Gugus Tugas menambahkan, data para ODP telah dicatat seperti alamat dan nomor telepon dan telah dikoordinasikan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemantauan. Hal itu agar ODP patuh melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah guna memutus rantai penularan Covid-19.

    Selain jumlah ODP yang turun drastis, jumlah kasus positif Covid-19 di Sumut juga tidak bertambah yakni masih 14 kasus dengan dua kasus diantaranya meninggal dunia. Sementara 12 pasien lagi saat ini masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Sumut.

    LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!