< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Pemerintah Bakal Evaluasi Efektivitas WFH 14 Hari

Tribunnews

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah bakal melakukan evaluasi efektivitas kebijakan physical distancing dalam menekan angka penyebaran virus corona.

Sejumlah kegiatan yang masuk dalam kebijakan physical distancing adalah kerja dari rumah atau work from home (WFH) dan sekolah dari rumah.

"Nanti akan dipantau lewat angka statistik apakah WFH kemudian school from home atau stay at home ini berjalan efektif atau tidak," ucap Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri Safrizal ZA di Kantor BNPB, Jln Pramuka Raya, Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Jika tidak efektif, pemerintah membuka opsi memberlakukan tindakan yang lebih keras untuk mendisiplinkan masyarakat. Menurutnya, kalau masyarakat tidak disiplin kegiatan pembatasan penyebaran corona tidak akan efektif.

"Kalau tidak maka perlu tindakan yang lebh keras lagi dalam rangka mendisiplinkan masyarakat," tutur Safrizal.

Dirinya meminta masyarakat serta dunia untuk mematuhi kebijakan untuk tidak keluar rumah demi mencegah penyebaran virus corona.

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!