< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Kebutuhan Pokok Tersedia, Harga Relatif Normal

Radarcirebon

CIREBON – Sebagai upaya pencegahan virus corona atau Covid-19, Pasar Sumber melakukan beberapa pencegahan penularan. Meski aktivitas pasar tetap berjalan kondusif, pihak pasar terus melakukan sosialisasi pencegahan akan penyebaran virus ini.

Kepala Pasar Sumber, Didi Sunedi menuturkan, aktivitas pedagang di Pasar Sumber masih berjalan seperti biasa, tidak mengalami penurunan dan keadaan masih sangat kondusif. Sesuai arahan Bupati Cirebon, Pasar Sumber pun menyediakan tempat cuci tangan untuk pengunjung dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

“Kami sediakan wastafel khusus untuk cuci tangan dan hand sanitizer untuk para pengunjung pasar dan pedagang,” ungkapnya, kemarin.

Sementara itu, pihaknya pun menyampaikan hingga saat ini berbagai kebutuhan pokok masih tersedia dan harganya masih dijual dengan harga normal.

Seperti beras premium dibanderol dengan harga Rp11 ribu hingga Rp11.500, beras medium dari harga Rp9.500 hingga Rp10 ribu, kedelai dari harga Rp8 ribu hingga Rp8.500, cabai merah kisaran Rp28 ribu hingga Rp30 ribu. Kemudian, bawang putih Rp45 ribu, jagung Rp9 ribu, minyak goreng Rp11 ribu, tepung terigu Rp7 ribu, daging sapi Rp110 ribu, daging ayam ras Rp30 ribu, daging ikan kembung Rp30 ribu, telur ayam Rp25 ribu, gas elpiji Rp20 ribu, garam Rp2 ribu.

“Semua masih stabil. Ada kenaikan untuk bawang merah dan cabai rawit sekitar Rp5.000/kg. Dan untuk gula pasir masih dijual dengan harga tinggi yakni Rp18 ribu,” tukasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, Deni Agustin mengatakan, untuk mencegah penyebaran wabah covid-19 seluruh pasar tradisional milik Pemkab Cirebon dipasang wastafel dan hand sanitizer. Hal tersebut perlu dilakukan, untuk mencegah covid-19. “Ini salah satu langkah pencegahan penyebaran wabah covid-19 di tengah pasar rakyat yang begitu banyak pedagang dan pembeli bertemu,” tuturnya.

Deni memastikan tidak akan ada penutupan pasar tradisional di Kabupaten Cirebon, meskipun tengah dalam zona merah penyebaran wabah covid-19. Pihaknya juga meminta kepada para pedagang dan pembeli yang berinteraksi di pasar tradisional untuk bisa saling menjaga kesehatan dan kebersihan.

Terkait dengan penyemprotan disinfektan, pihaknya telah melakukan penyemprotan kepada dua pasar tradisional, yakni Pasar Sumber dan Jamblang. Yang lain menyusul secara bertahap. (apr/den)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!