< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Bahan Kebutuhan Pokok Mengalami Tren Kenaikan Harga

Radar pekalongan
Salah seorang pedagang di Pasar Batang, Sunarti. M DHIA THUFAIL

BATANG – Akibat merebaknya wabah virus korona atau Covid-19 di wilayah Indonesia, tak terkecuali Provinsi Jawa Tengah. Sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Batang mengalami tren kenaikan harga.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang, Subiyanto mengatakan, ada dua komoditi bahan kebutuhan pokok yang terpantau mengalami tren kenaikan harga cukup signifikan, yakni gula pasir dan bawang putih.

“Saat ini harga gula dikisaran Rp 17 ribu perkilo, dari harga normal Rp 12 ribu perkilo. Kemudian bawang putih dikisaran harga Rp 40 ribu perkilo dari harga sebelumnya Rp 35 ribu perkilo,” ujar Subiyanto saat ditemui Selasa (24/3/2020).

Ia mengatakan, untuk menstabilkan harga gula itu, saat ini Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) tengah berupaya untuk melakukan impor gula. “Adapun nantinya kalau impor gula itu sudah dilakukan, maka tidak menutup kemungkinan Bulog akan menggelar operasi pasar (OP),” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, untuk mensikapi kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di wilayah setempat. Pemerintah akan meminta satuan tugas (Satgas) Pangan melakukan pengecekan adanya praktik penimbunan, terutama komoditi yang saat ini dibutuhkan, termasuk gula.

“Sementara, untuk kebutuhan beras di Kabupaten Batang selama 3 bulan kedepan atau sampai hari lebaran nanti kami nyatakan aman. Sebab, Kabupaten Batang mendapat jatah beras sebanyak 7 ribu ton dari Bulog,” tegasnya.

Salah seorang pedagang di Pasar Batang, Sunarti membenarkan jika saat ini harga komoditi bawang putih mengalami tren kenaikan. Ia menyebutkan, saat ini harga bawang putih kating Rp 42 ribu per kilo, sedang bawang putih biasa Rp 38 ribu perkilo.

“Kemudian untuk harga bawang merah saat ini Rp 44 ribu perkilo dari harga sebelumnya Rp 35 ribu perkilo. Lalu, untuk harga cabai merah Rp 32 ribu perkilo, cabai setan Rp 54 ribu perkilo dari sebelumnya Rp 52 ribu, dan cabai hijau dari Rp 20 ribu perkilo kini naik menjadi Rp 24 ribu perkilo,” bebernya.

Senada disampaikan pedagang lainnya, Juntin. Ia mengatakan, harga gula pasir yang sebelumnya dikisaran Rp 12 ribu perkilogram, kini naik menjadi Rp 17 ribu perkilogram. Kemudian, telur ayam yang sebelumnya Rp 24 ribu perkilo kini naik menjadi Rp 25 perkilo. “Untuk beras, baik medium maupun premium harganya masih normal, dikisaran Rp 55-57 ribu per 5 kilogram,” katanya.

Ia berharap agar kenaikan harga sejumlah komoditi bahan pangan tersebut dapat berangsur membaik. Terlebih, kini mendekati moment bulan suci ramadhan, yang sudah barang tentu akan terjadi tren kenaikan harga lagi. (fel)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!