< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Surat Bapokting Dicabut, Masyarakat Bisa Beli Kebutuhan Pokok Tanpa Batas!

merahputih

Merahputih.com - Surat pembatasan pembelian barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting) telah dicabut. Artinya, barang kebutuhan pokok semisal beras, gula, minyak goreng, dan mie instan yang sebelumnya dibatasi pembeliannya kini tidak lagi diberlakukan.

"Tidak ada lagi pembatasan," ujar Kasatgas Pangan Polri, Brigjen Daniel Tahi Monang saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (24/3).

Tidak adanya lagi pembatasan ini bukan tanpa alasan. Hal itu lantaran Polri mendapati kalau keadaan di pasar telah normal.

Artinya ketersediaan akan bahan pokok mencukupi. Dimana pemerintah telah menjamin hal tersebut sehingga pembatasan semula dicabut.

"Di pasar sudah normal, kesediaan cukup, jadi enggak perlu ada pembatasan lagi. Stok siap," katanya.

Warga memborong sembako karena panik virus Corona. Foto: Net

Satgas Pangan Polri memang mengedarkan surat pembatasan pembelian barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting) kepada pelaku usaha. Barang kebutuhan pokok itu diantaranya beras, gula, minyak goreng, dan mie instan.

Jika ada yang melanggar, maka sanksi telah disiapkan. Untuk beras kepentingan pribadi, pembeliannya hanya dibolehkan maksimal 10 kilogram. Kemudian, gula maksimal dua kilogram, minyak goreng maksimal empat liter, dan mie instan maksimal dua dus.

"Ya itu kan teori ekonomi. Makin meningkat (permintaan), makin mahal harganya. Oleh karena itu rakyat makanya tidak usah panik, biasa saja. Tidak usah borong-borong. Biasa saja, kan pangan tersedia," kata Daniel. (Knu)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!