< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Pemkab Sidoarjo Tutup Seluruh Tempat Hiburan Malam

Suarasurabaya.net

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan menutup seluruh tempat hiburan malam, cafe, dan tempat nongkrong banyak orang, mulai Senin (23/3/2020) malam, sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.

Petugas gabungan itu mulai dari Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, Garnisun, Satpol PP serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang terkait akan diturunkan untuk melaksanakan razia.

Nur Ahmad Syaifuddin Plt. Bupati Sidoarjo memastikan jika upaya penutupan hiburan malam dan lainnya adalah sebagai upaya melindungi masyarakat Sidoarjo. Selain itu, sejumlah tempat nongkrong dan berkerumun yang berpotensi penyebaran COVID-19 juga bakal dibubarkan (ditiadakan) sementara ini.

Kombes Pol Sumardji Kapolresta Sidoarjo memastikan jika pihaknya sudah mengantongi seluruh data tempat hiburan malam dan tempat cangkrukan warga yang bergerombol. Karenanya pihaknya meminta hiburan malam dan tempat nongkrong harus mentaati semua himbauan dan Maklumat Kapolri dalam penanangan Virus Corona.

“Kami pun meminta peran serta para pengelolah tempat tersebut agar ikut andil didalamnya dan memahami semuanya. Karena masa inkubasi kalau tak diikuti semua pihak maka yang dilakukan pemerintah akan sia-sia. Bahkan media wajib mensiarkan apa yang menjadi tujuan pemerintah dalam menyelamatkan warga Sidoarjo ini agar bisa diselenggarakan dengan baik,” imbaunya saat konferensi pers di Posko Penanganan COVID-19, Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Senin (23/3/2020) sore.

Komandan Kodim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf M Iswan Nusi menegaskan pihaknya sudah mendapatkan instruksi Pangdam V Brawijaya agar mendukung langkah Pemkab Sidoarjo dalam mencegah penyebaran COVID-19 ini.

“Kami dan jajaran TNI lainnya bakal ikut penertiban hiburan malam. Kegiatan diambil positifnya agar jalannya pemerintahan menyelamatkan warganya bisa terealisasi dengan baik dan secepatnya,” ungkapnya.

Perlu diketahui, hingga Senin (23/3/2020) sore di Sidoarjo sudah ada 12 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19, yang satu di antaranya sudah dinyatakan positif.

“Jadi sekarang jumlah PDP di Kabupaten Sidoarjo ada 11 orang. Total ada 3 pasien yang positif terjangkit COVID-19. Mereka dirawat di RSUD Sidoarjo satu orang dan 2 orang lainnya ada di RS RKZ Surabaya. Untuk 11 PDP 2 dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Waru, 3 dirawat di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo dan sisanya dirawat di RSUD Sidoarjo,” jelas Nur Ahmad Syaifuddin Plt. Bupati Sidoarjo.

Untuk rumah sakit rujukan COVID-19, Pemkab Sidoarjo menambah dua lokasi lagi. Yakni Rumah Sakit Siti Khodijah, Sepanjang, Taman dan Rumah Sakit Anwar Medika, Krian. Tambahan rumah sakit rujukan ini untuk mempercepat penanganan dan pelayanan Virus Corona.(iss/ipg)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!