< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Euro 2020 Resmi Diundur hingga Setahun, Sebelumnya 12 Juni-12 Juli 2020 Jadi 11 Juni-11 Juli 2021

wartakota

UEFA akhirnya resmi mengumumkan bahwa turnamen Piala Eropa atau Euro 2020 diundur sampai tahun depan.

 Pandemi virus corona yang melanda dunia membuat kalender sepak bola di Eropa berantakan.

Liga-liga domestik Eropa telah menghentikan kompetisi mereka.

Kendati kompetisi dijadwalkan bakal berlangsung lagi pada awal April, tidak ada kepastian soal itu.

 Jika belum ada perkembangan positif dari COVID-19, bisa jadi kompetisi domestik Eropa ditunda sampai Mei.

• Wabah Virus Corona, Penyelenggaraan Piala Euro 2020 Sesuai Jadwal Tidak Ada Pembatalan

• GRUP NERAKA Hasil Drawing Piala Eropa Euro 2020: Jerman, Portugal, Perancis Dalam Satu Grup

Apabila hal tersebut terjadi, Euro 2020, yang direncanakan berlangsung pada 12 Juni-12 Juli mendatang, tidak memungkinkan digelar sesuai jadwal. 

Pasalnya, di liga-liga top Eropa, kemungkinan dibutuhkan waktu sekitar enam pekan untuk menyelesaikan kompetisi domestik.

Itu pun dengan jadwal yang sudah dipadatkan. 

• 35 Persen Pemain dan Staf Klub La Liga Spanyol Valencia Positif Terpapar Virus Corona

UEFA dan federasi negara anggotanya sendiri punya determinasi untuk menyelesaikan dulu kompetisi 2019-2020.

Karenanya mengundurkan Euro 2020 menjadi pilihan yang paling realistis.

Sejak pekan lalu, wacana memundurkan Euro 2020 sudah diketahui publik dan media kendati UEFA baru mengumumkan secara resmi setelah menggelar pertemuan jarak jauh dengan federasi negara anggotanya pada Selasa (17/3/2020).

Kini pengunduran Euro 2020 sudah resmi diumumkan UEFA pada Selasa pukul 21.10 WIB.

• Cegah Penyebaran Virus Corona Liga Italia Tunda Lima Pertandingan

Beberapa saat sebelumnya, Federasi Sepak Bola Norwegia sudah lebih dulu membocorkan hasil pertemuan UEFA itu.

Euro 2020 atau lebih tepatnya kini bernama Euro 2021 akan digelar mulai 11 Juni hingga 11 Juli tahun depan.

Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub-klub Eropa akan bermain di putaran final Piala Dunia atau Piala Eropa pada tahun ganjil.

• Sempat Saling Sindir, Tito Karnavian-Anies Baswedan Sepakat Atasi Covid-19 Bersama

Liga Inggris, Liga Champions, dan Liga Europa

Sebelumnya, gempuran virus corona ke Liga Inggris dalam 36 jam terakhir membuat kompetisi Premier League akhirnya dihentikan sementara setidaknya sampai 4 April mendatang.

Otoritas sepak bola dan liga di Inggris secara resmi mengumumkan Premier League distop sampai akhir pekan 4 April pada Jumat (13/3/2020) pukul 11.00 siang waktu setempat atau 18.00 WIB.

Sampai hari Kamis (12/3/2020), pertandingan Premier League yang rencananya digelar akhir pekan nanti dijadwalkan masih akan berlangsung kendati tidak menghadirkan penonton.

Namun, gempuran virus corona dalam 36 jam terakhir membuat otoritas sepak bola Inggris akhirnya membuat keputusan menghentikan kompetisi untuk sementara.

Dalam selang waktu tersebut, secara beruntun virus corona "mampir" ke banyak klub Premier League.

Leicester City mengonfirmasi bahwa sejumlah pemainnya sedang dites karena menunjukkan gejala mengidap virus corona.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, dan penyerang Chelsea, Callum Hudson-Odoi, kemudian dites positif terjangkit virus yang juga bernama COVID-19 itu.

Menyusul positifnya Arteta dan Hudson-Odoi, Arsenal dan Chelsea menempatkan seluruh pemainnya dalam karantina.

Kemudian Everton juga mengumumkan menempatkan skuat mereka dalam karantina setelah satu pemain tim utama memperlihatkan gejala virus corona.

Kiper Bournemouth, Artur Boruc, juga diisolasi sebagai tindakan antisipasi walaupun dia dan empat staf klub belum dikonfirmasi positif.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan wabah virus corona sebagai pandemik global pada 11 Maret lalu.

Sampai Jumat (13/3/2020) sore WIB, ada lebih dari 135 ribu kasus terkonfirmasi di seluruh dunia dengan angka kematian mencapai hampir 5.000 orang. 

Pada hari sama, Everton mengumumkan bahwa seluruh pemain tim utama serta staff kepelatihan klub tengah menjalani karantina diri setelah seorang pemain memiliki gejala terjangkit Covid-19.

Everton mengatakan bahwa "langkah-langkah telah ditempuh setelah seorang pemain tim utama melaporkan gejala yang konsisten dengan virus corona. Klub senantiasa melakukan kontak dengan pemain bersangkutan dan memonitor kesehatan para pemain serta staff."

Everton juga telah menutup semua kegiatan di lingkup kerja mereka, termasuk USM Finch Farm (lapangan latihan klub), Goodison Park (stadion), dan markas klub di Royal Liverpool Building di pusat kota Liverpool.

Hingga Jumat (13/3/2020) sore WIB ada 128.343 kasus aktif Covid-19 dengan 4.720 kematian di seluruh dunia.

Kasus terbanyak tetap di China (80.932) disusul Italia (12.462), lalu Iran (10.075). Kabar baiknya, ada 68.324 kasus di mana para pasien telah pulih kembali.

Liga Champions dan Liga Europa Juga Ditunda

Sementara itu semua pertandingan Liga Champions dan Liga Europa yang rencananya digelar minggu depan resmi ditunda UEFA.

Pihak UEFA akhirnya mengeluarkan keputusan tersebut menyusul semakin parahnya penyebaran virus corona di Eropa.

Kompetisi Liga Champions dan Liga Europa yang dilaksanakan pada minggu depan juga terkena imbasnya.

Keputusan tersebut diambil para petinggi UEFA pada Jumat (13/3/2020).

Sebelumnya pertandingan Manchester City vs Real Madrid dan Juventus vs Lyon sudah lebih dulu ditunda karena City serta Juventus menjalani karantina.

Manchester City dikarantina karena kerabat Bernard Mendy ada yang positif terjangkit virus corona.

Sementara Juventus mendapati bek Daniele Rugani positif tertular virus COVID-19.

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!