< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Blokir Semua Perjalanan, Eropa Meradang Gara-Gara Virus Corona

Indozone
Blokir Semua Perjalanan, Eropa Meradang Gara-Gara Virus Corona 

Dampak virus corona

INDOZONE.ID - Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa bakal membatalkan semua perjalanan yang masuk dalam kategori tidak penting menuju Eropa. Kebijakan ini diambil sebagai langkah pencegahan infeksi Covid-19 yang semakin meluas. 

Kini, Eropa tengah meradang menghadapi virus SARS CoV tipe 2 yang sulit dikendalikan. Di antara 83.000 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di luar Tiongkok, pada Senin pagi, sekira 56.000 kasus berada di Eropa.

"Pembatasan itu harus diberlakukan selama 30 hari, mungkin bisa lebih dari itu," ujarnya seperti dikutip Xinhua Net, Selasa (17/3/2020). 

Terkait dengan hal tersebut, sejumlah negara Eropa memberlakukan hal serupa. Prancis mengumumkan juga melakukan pembatasan kunjungan. Jerman sudah menutup perbatasan dengan Prancis, Austria dan Swiss. 

Venice
Venice, Italia (Reuters)

Finlandia, Hongaria, dan Portugal baru menerapkan hal yang sama. Pembatasan gerakan, penutupan sekolah hingga penangguhan bisnis kini sedang dilakukan di seluruh Eropa. 

Seperti diketahui, negara-negara di Eropa tengah bergulat dengan pandemi global Covid-19. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Senin (16/3) memperingatkan bahwa peningkatan rangkaian tes, isolasi dan pelacakan kontak terkait pasien Covid-19 masih terus dilakukan. 

Menurutnya, hal tersebut adalah cara paling efektif untuk cegah infeksi dan menyelamatkan nyawa serta memutus rantai penularan Covid-19. 

"Anda tidak bisa melawan api dengan mata tertutup. Kami tidak bisa menghentikan pandemi ini jika kami tidak tahu siapa saja yang terinfeksi," katanya. 
 

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!