< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Imbas Corona, Jumlah Wisatawan ke DKI Turun Drastis

Beritasatu

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Cucu Kurnia, memastikan wisatawan yang datang ke Jakarta akan turun drastis sebagai dampak dari penyebaran virus corona.

"Angka kunjungan wisatawan pasti turun, bukan lagi kemungkinan, pasti turun. Perjalanan ke Jakarta sudah banyak yang di-cancel, hotel-hotel juga pengunjungnya berkurang," ujar Cucu saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (15/3/2020).

Cucu mengatakan, dampak virus corona terhadap sektor pariwisata, sebenarnya sudah mulai terasa pada Januari 2020. Saat itu, virus corona sudah merebak di Tiongkok dan sejumlah negara lain, meskipun belum menular di Indonesia.

"Dari data kita, wisatawan yang datang ke Jakarta, mengalami penurunan 16 persen pada Januari 2020 dibandingkan Januari tahun sebelumnya, 2019. Jumlah wisatawan Januari 2019 sebanyak 208.618 orang, sementara Januari 2020 hanya sebanyak 173.614," terang dia.

Menurut Cucu, penurunan angka kunjungan wisatawan tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di daerah lain bahkan di seluruh dunia. "Pasalnya, virus corona ini mewabah secara global dan orang-orang tidak berpergian serta diimbau tidak melakukan perjalanan," tegasnya.

Cucu mengakui pihaknya juga belum bisa berbuat apa-apa untuk menahan angka penurunan wisatawan ke Jakarta. Yang dilakukan Pemprov DKI, termasuk Dinas Pariwisata adalah mencegah penularan virus corona secara meluas di Jakarta.

"Sementara kita belum bisa berbuat apa-apa. Kita lagi fokus mengurangi penyebaran virus corona. Di Jakarta kan, virus corona sudah mulai mengkhawatirkan. Obyek-obyek wisata kita sudah tutup. Kita fokus dulu keselamatan warga DKI Jakarta," pungkas Cucu.

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!