< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Terlanjur Ditawar Rp 750 Juta, Lempengan Emas Batangan Ini Dikira Harta Karun Soekarno, Bikin Geger Warga Jambi

Grid Hot
Warga Desa Panapalan, RT 3, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, menunjukkan benda yang diduga emas batangan bergambar Soekarno

Warga Desa Panapalan, RT 3, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, menunjukkan benda yang diduga emas batangan bergambar Soekarno

Laporan Wartawan GridHot.ID, Siti Nur Qasanah

- Belakangan ini, berita mengenai penemuan sebuah benda yang diduga emas batangan ramai diperbincangkan.

Dilansir dari Tribun Jambi, benda yang diduga emas batangan itu ditemukan oleh Erwin (30), warga Desa Panapalan RT 03, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi.

Menurut Erwin, benda yang diduga emas batangan itu bergambar Soekarno dan memiliki berat hingga 1 kilogram. 

Di bagian belakangnya, terdapat gambar garuda dan tulisan BI serta 999,9.

Sedangkan di bagian samping, tertulis GOLD dengan huruf kapital dan angka 24 K.

Usai menemukan lempengan itu, Erwin mengunggahnya ke akun Youtube.

"Ada yang tawar memang kemarin. Dia tawar sekitar Rp 750 juta," katanya.

Tapi oleh Erwin, tawaran itu ditolak.

Jika benda temuannya tersebut tenyata merupakan milik negara, ia akan mengambalikannya.

"Rencananya, kami mau cek dulu ke laboratorium. Kalau memang ini produk punya Bank Indonesia, kita kembalikan," ujar dia.

Saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/2/2020), seorang pemerhati di bidang filologi, Rendra Agusta mengemukakan, isu harta Soekarno bukan baru kali pertama ini mencuat.

Kabar mengenai harta emas Soekarno sebenarnya sudah ada sejak zaman orde baru.

"Utamanya yang percaya dan masuk dalam gerakan mesianisme," ungkap Rendra.

Hadirnya perburuan emas Soekarno juga tak lepas dari fenomena gerakan-gerakan mesianis seperti ratu adil, turangga seta dan berakhir dalam kelompok-kelompok seperti Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire, dan lain sebagainya.

"Ada upaya internal beberapa kelompok mencetak emas Soekarno palsu yang tersebar di mana-mana," ujarnya.

Rendra menceritakan, dirinya telah dua kali melihat temuan benda diduga harta emas Soekarno.

"Dua kali saya bertemu itu (benda serupa) ternyata itu emas buatan baru dan satunya sepuhan," papar dia.

Rendra menyarankan, pengecekan keaslian benda tersebut menggandeng akademisi utamanya arkeolog dan sejarawan.

Benda yang diduga emas batangan

Benda yang diduga emas batangan

Menindaklanjuti kabar mengenai keaslian benda yang diduga emas batangan itu, Kapolsek Tengah Ilir AKP Marhara Tua Siregar, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan.

"Iya, sudah diuji di Pengadaian," katanya, saat dikonfirmasi melalui layanan pesan WhatsApp, Rabu (12/2/2020).

Berdasarkan hasil pengecekan, diketahui benda temuan itu terbuat dari bahan kuningan.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan, ada atau tidak adanya kandungan emas di dalam benda yang ditemukan warga Desa Penapalan tempo hari itu.

"Hasil keterangan dari Kepala Pengadaian, diduga batangan emas tersebut bahannya terbuat dari kuningan, namun belum bisa dipastikan ada kadar emasnya atau tidak," terang Kapolsek.

(*)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!