< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Pemerintah Putuskan Tak Pulangkan WNI Gabung ISIS

Merdeka
Pemerintah Putuskan Tak Pulangkan WNI Gabung ISIS
Mahfud MD. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah memutuskan untuk tidak memulangkan 689 Warga Negara Indonesia (WNI) mantan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Keputusan itu diambil usai Presiden menggelar rapat terbatas bersama para menteri terkait.

"Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Bahkan tidak akan memulangkan FTF (Foreign Terrorist Fighters) ke Indonesia," kata Menko Polhukam Mahfud Md usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Selasa (11/2).

Menurut dia, 689 WNI eks ISIS itu kini berada di Suriah, Turki, dan beberapa negara lainnya yang terlibat FTF. Keputusan itu diambil dengan sejumlah pertimbangan, salah satunya yakni demi menjaga 267 juta rakyat Indonesia.

"Karena kalau FTF ini pulang itu bisa jadi virus baru yang membuat rakyat 267 juta tidak aman," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Pertimbangkan Pulangkan Anak-anak

Kendati begitu, pemerintah masih akan mendata jumlah dan identitas WNI eks ISIS. Sementara untuk anak-anak di bawah umur 10 tahun, pemerintah akan mempertimbangkan untuk memulangkan mereka.

"Anak-anak di bawah 10 tahun akan dipertimbangkan tetapi case by case," tutur Mahfud.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [eko]

Topik berita Terkait:
  1. WNI Gabung ISIS
  2. ISIS Di Indonesia
  3. Ekstremis ISIS
  4. Menko Polhukam Mahfud MD
  5. Mahfud MD
  6. Jakarta
  7. Mohammad Mahfud
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube
  • Plus

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!