< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Polisi Bunuh Tentara Penembak Massal di Thailand

Satu-harapan

Pasukan keamanan Thailand mengevakuasi warga dalam mal Terminal 21 usai baku tembak dengan pelaku penembakan massal Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (9/2/2020). Pelaku penembakan massal membunuh dua orang yang terlibat perselisihan keuangan dengannya sebelum melakukan penembakkan massal dan menewaskan setidaknya 21 orang serta melukai 31 lainnya. (Foto: Antara/Athit Perawongmetha)

BANGKOK, SATUHARAPAN.COM - Pasukan keamanan Thailand berhasil menembak mati seorang tentara, yang menjadi pelaku penembakan massal yang menewaskan sedikitnya 26 orang, demikian sumber kepolisian dan militer.

Mereka menyebutkan pelaku tewas di pusat perbelanjaan di Kota Nakhon Ratchasima, tempat dia bersembunyi.

"Polisi menebak mati si pelaku dan menyelamatkan delapan sandera. Beberapa di antaranya terluka," kata salah satu sumber keamanan.

Kedua sumber menolak disebutkan namanya lantaran tak berwenang berbicara di hadapan media.

Penembakan mulai terjadi sekitar pukul 3 sore waktu setempat pada Sabtu (8/2) ketika tentara tersebut memberondongkan peluru ke sebuah rumah sebelum bergeser ke pangkalan militer dan kemudian menyasar pusat perbelanjaan di Nakhon Ratchasima, timur laut Thailand.

Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha mengatakan kepada wartawan pada Minggu (9/2) sore bahwa 27 orang tewas, termasuk pria bersenjata itu, yang menurutnya telah mengamuk karena "masalah pribadi" - perselisihan mengenai penjualan rumah dengan seorang kerabat komandannya.

Keseluruhan jumlah korban yang dilaporkan adalah 27 tewas, 57 luka-luka, dan 9 orang luka parah dalam penanganan intensif. (Reuters/bangkokpost.com)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!