< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Ratusan Personel Keamanan Harus Dikerahkan untuk Melumpuhkan Pelaku Penembak Massal di Thailand

Tribun-pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM- Ratusan personel keamanan dikerahkan untuk melumpuhkan seorang tentara.

Si Tentara akhirnya tewas setelah timah panas bersarah di tubuhnya.

Proses melumpuhkan tentara tersebut terbilang cukup menyita tenaga.

Sampai akhirnya ia tersudut pada sebuah gedung dimana ratusan personel keamanan sudah mengintainya.

Tentara yang tewas tersebut merupakan pelaku penambakan massal yang membunuh puluhan orang.

• Aksi Penembakan Terjadi di Papua, Rombongan Bus Karyawan PT Freeport Ditembak KKB, Tidak Ada Korban

• VIDEO DETIK-DETIK Penembakan Brutal di Thailand, Disiarkan Live Lewat Facebook

Tentara Thailand yang menewaskan setidaknya 20 orang di Nakhon Ratchasima itu memang akhirnya ditembak mati.

Jakraphanth Thomma menembaki kuil dan pusat perbelanjaan di Distrik Muang pada Sabtu pukul 15.30 waktu setempat (8/2/2020).

Sebelumnya, dia membunuh komandannya dan prajurit lain di barak, sebelum pergi mencuri senjata dan amunisi dari gudang dan menyerang Distrik Muang.

Tentara Thailand dengan pangkat Serssan Mayor itu ditembak mati setelah pihak keamanan menyudutkannya di salah satu gedung sepanjang malam.

"Dia dilumpuhkan sekitar 30 menit lalu," kata Kepala Divisi Penindakan Kejahatan, Jirabhob Bhuridej, dilansir AFP Minggu (9/2/2020).

Diberitakan BBC, militer menyatakan bahwa operasi telah selesai dilakukan pada pukul 09.30. Namun, mereka menolak menjabarkan detil penyerangan.

Adalah anggota pasukan elite kepolisian yang menempatkan timah panas di tubuh Jakraphanth, dalam operasi yang melibatkan ratusan personel keamanan.

Dokter Nakhon Ratchasima, Narinrat Pitchayakamin, merevisi jumlah korban tewas Jakraphanth yang disebut 21 orang. "Data resmi adalah 20 tewas dan 42 terluka," paparnya.

Jakraphanth Thomma mengunggah sejumlah momen saat dia melakukan penembakan massal. Termasuk pertanyaan apakah dia harus menyerah.

Facebook melalui juru bicaranya menegaskan bahwa mereka sudah menghapus akun Jakraphanth, termasuk berbagai rekaman sadis tentang jenazah yang terbaring di jalan.

"Kami akan terus bekerja untuk menghapus segala konten kekerasan yang berhubungan dengan insiden ini segera setelah mengetahuinya," jelas Facebook.

Seorang relawan mengisahkan kembali horor yang terjadi di lokasi kejadian setelah dia membantu mengangkat empat jenazah korban sang tentara.

Jakraphanth Thomma. Tentara Thailand berpangkat Sersan Mayor berdiri di depan kobaran api di mana dia melakukan penembakan massal. Sebanyak 20 orang dilaporkan tewas dalam insiden di Nakhon Ratchasima pada Sabtu (8/2/2020).
Jakraphanth Thomma. Tentara Thailand berpangkat Sersan Mayor berdiri di depan kobaran api di mana dia melakukan penembakan massal. Sebanyak 20 orang dilaporkan tewas dalam insiden di Nakhon Ratchasima pada Sabtu (8/2/2020). ((Sky News))

"Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Saya sangat sedih. Dia prajurit. Tidak seharusnya dia menembak orang sipil," kata Peerapong Chatadee.

Juru bicara Menteri Pertahanan Kongcheep Tantrawanit kepada Reuters mengatakan, saat ini motif Jakraphanth beraksi tidak diketahui.

"Kami tidak tahu mengapa dia bisa sampai seperti ini. Nampaknya dia melakukannya dalam keadaan marah sekali," terang Kongcheep.

• Anaknya Disebut-sebut Terlibat Penembakan Pengusaha Konstruksi, Bupati Majalengka Angkat Bicara

Nakhon Ratchasima, dikenal juga sebagai Korat, adalah kota bagi salah satu barak tentara terbesar di Negeri "Gajah Putih", kekuatan yang merasuk baik ke politik maupun sosial masyarakatnya.

Thailand juga disebut salah satu negara dengan kepemilikan senjata terbesar dunia, dengan serangkaian penembakan di pengadilan pada 2019 menuai kekhawatiran publik. (*)

Ratusan Personel Keamanan Harus Dikerahkan untuk Melumpuhkan Pelaku Penembak Massal di Thailand

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!