< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Gelar Aksi di Banda Aceh, FORMAPP Tolak Proposal Perdamaian Donald Trump

Portalsatu

BANDA ACEH -  Sebanyak 25 ormas, lembaga, dan komunitas tergabung dalam Forum Masyarakat Aceh Peduli Palestina (FORMAPP)  menggelar aksi damai ‘Selamatkan Al-Quds’, di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Jumat, 7 Februari 2020. Aksi itu untuk menolak proposal perdamaian Kesepakatan Abad Ini (Deal of the Century) dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam aksi itu, FORMAPP juga menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Pantauan portalsatu.com, aksi itu dikawal personel Poresta Banda Aceh. Para peserta aksi memakai ikat kepala, bendera Palestina, membentangkan spanduk bertuliskan ‘Selamatkan Al-Quds Kita!’, dan penolakan terhadap ‘Deal of the Century’.

Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Husaini Ismail, dalam orasinya mengatakan kekejaman zionis Israel terhadap Palestina sudah sangat lama terjadi. Di antaranya, serangan militer Israel terhadap rumah-rumah warga Palestina, larangan muslim Palestina beribadah di Masjidil Aqsha, pembongkaran paksa rumah serta perebutan lahan milik rakyat Palestina.

"Akibatnya, kondisi Palestina semakin mengkhawatirkan. Penindasan terhadap rakyat Palestina oleh zionis Israel harus segera dihapuskan. Rakyat Palestina berhak merdeka dari segala bentuk penindasan,” kata Husaini.

Husaini menambahkan, penderitaan rakyat Palestina diperparah oleh ‘Deal of the Century’ yang sangat merugikan rakyat Palestina, tapi menguntungkan Israel. Kesepakatan tersebut berisi bahwa Al-Quds menjadi ibu kota zionis Israel. Perbatasan Palestina akan dikontrol penuh oleh zionis. Pengungsi Palestina tidak boleh memasuki wilayah tertentu. Tanah milik rakyat Palestina yang sudah diduduki zionis tidak boleh diambil kembali. Terakhir, Palestina tidak boleh memiliki tentara.

“Itu bukan proposal perdamaian, tetapi pemaksaan kehendak terhadap Palestina yang harus kita lawan bersama,” tegas Husanini.

Husaini mengajak masyarakat ikut mendukung perjuangan rakyat Palestina melalui dukungan materi dan doa. “Bagi yang ingin menyalurkan kepeduliannya dapat melalui Bank Aceh Syariah 010 0193 000 9205, BNI Syariah 66 00011 008, atas nama Aksi Cepat Tanggap dan tautan bit.ly/LetsACTHumanity_. Konfirmasi pengiriman donasi dapat menghubungi WhatsApp 082283269008”.

Koordinator aksi, Rizki Suryadi, dalam orasinya meminta Donald Trump mencabut kembali pernyataannya tersebut yang telah melukai kaum muslimin seluruh dunia. Proposal Donald Trump sama sekali tidak mencerminkan keinginan berdamai.

FORMAPP menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperjuangkan kemerdekaan Palestina atas hak terhadap memiliki tanah airnya sendiri, hak atas kebebasan berpendapat, kemerdekaan rakyat Palestina beribadah di Masjidil Aqsha yang merupakan milik umat Islam.

“Zionis harus mengembalikan hak sepenuhnya atas rumah dan lahan tanah milik rakyat Palestina. Zionis Israel wajib keluar dari bumi Palestina. Keamanan Palestina sepenuhnya merupakan hak Pemerintah Palestina,” tegasnya.

Dia meminta negara-negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) bertindak tegas terhadap kesewenang-wenangan Amerika Serikat – Israel terhadap Palestina.

FORMAPP meminta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Pemerintah Aceh menyerukan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina ke seluruh Aceh dan menuntut pemerintah pusat agar serius mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kekejaman Israel sangat bertentangan dengan Undang-Undang 1945 yang menuntut penghapusan segala bentuk penjajahan di atas muka bumi. Apalagi Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Negara Indonesia,” imbuhnya.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh, termasuk rekan-rekan media, menyuarakan kembali kondisi Palestina. “Saat ini isu-isu Palestina terkesan tenggelam, sementara rakyat Palestina mengalami penderitaan tak berkesudahan”.

Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam aksi ini yaitu  Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), KAMMI Aceh, PII Aceh, Lentera Muda Aceh, TEKO, Dai Peduli, Kasih Palestina, Relawan Baitul Maqdis, BADKO HMI Aceh,  Internasional Aqsa Institute (IAI), ACEH Peduli Palestina.

Rumoh Umat Indonesia, Pemuda Hidayatullah Aceh, Pejuang Subuh Aceh, LDK Al-Ihsan Unsyiah, LDK Fosma Unsyiah, V-Rider (Klub Rider), Front Pembela Islam (FPI), DEMA UIN Ar-Raniry,  Al Washliyah Banda Aceh,  PEMA Perguruan Tinggi Al Washliyah Banda Aceh, DPP Radar Aceh, dan WASATHA Media.

Aksi serupa juga sudah dilaksanakan MRI Pidie, MRI Aceh Jaya, dan MRI Subulussalam. MRI lainnya yang akan melaksanakan aksi meliputi MRI Bireuen, MRI Aceh Utara, MRI Lhokseumawe, MRI Aceh Timur, MRI Langsa, MRI Aceh Selatan, dan MRI Aceh Tamiang.[](ril)

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!