< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Tolak Proposal Donald Trump Terkait Palestina, Formap Gelar Aksi di Pidie

Portalsatu

SIGLI - Massa tergabung dalam Forum Masyarakat Aceh Peduli Palestina (Formap) menggelar aksi damai menolak proposal Donald Trump ‘Deal of the Century’ atau 'kesepakatan abadi' yang dinilai sangat merugikan rakyat Palestina.

Aksi solidaritas terhadap muslim Palestina itu digelar di Bundaran Simpang Jalan Lingkar, Sigli, Kabupaten Pidie, Kamis, 6 Februari 2020. Peserta aksi membawa poster bertuliskan kecaman terhadap pernyataan Trump dan selamatkan negera Palestina. Di antara mereka ada membawa bendera Palestina, bergerak dari Masjid At-Taqwa, sekira pukul 16:30 WIB, long marc ke Bundaran Simpang Empat Jalan Lingkar.

Terlihat juga belasan polisi mengamankan aksi damai itu. Polisi ikut mengatur arus lalu lintas agar terhindar dari kemacetan.

Koordinator aksi, Afdhalul Rahman menyampaikan orasi dengan mengebu-gebu tentang penolakan masyarakat Aceh terhadap proposal Donald Trump yang dinilai sangat merugikan rakyat muslim Palestina. “Selamatkan Palestina yang selama ini sudah menjadi korban kekejaman zionis Israel yang telah merampas hak-hak kemerdekaan rakyat Palestina,” kata Afdhalul dalam orasi yang disambut takbir peserta aksi.

Dia menyebutkan, Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian dan mayoritas muslim menyuarakan dan mendukung kemerdekaan Palestina. “Mari kita bersama-sama membantu dan mendoakan agar rakyat Palestina terbebas dari penindasan zionis Israel Laknatillah,” teriaknya.

Peserta aksi membacakan pernyataan sikap penolakan terhadap proposal Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yaitu:

1.    Perbatasan Negara: Rancangan Trump memuat gambaran atau peta tentang perbatasan baru Israel di masa depan, Israel tetap memiliki 20% dari wilayah tepi barat dan akan kehilangan sebagai kecil tanah di Negev dekat perbatasan Gaza dan Mesir. Palestina akan memiliki jalur negara di sebagian besar wilayah di tepi barat, sementara Israel akan mempertahankan kendali atas semua perbatasan.

2.    Yerusalem Ibu Kota Israel : Palestina akan memiliki ibu kota di Yerusalem Timur yang berada di lingkungan utara dan timur di luar batas keamanan Israel. Daerah itu antara lain, Kafr, Abu Dis, setengah dari Shuafat. Sebaliknya Trump mengatakan Yerusalem tetap menjadi ibu kota Israel.

3.    Pemukiman Israel di Tepi Barat : Israel akan mempertahankan Lembah Yordan dan semua pemukiman Israel di Tepi Barat seluas mungkin. Ini juga mencakup 15 pemukiman terisolasi yang nantinya akan menjadi bagian dari negara Palestina. Dalam pemukiman itu Israel tidak boleh membangun apapun, namun Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan memiliki akses ke pemukiman yang terisolasi itu.

4.    Keamanan dikendalikan Israel : Israel akan mengendalikan keamanan dari sungai Jordan hingga laut Mediterania. IDF tidak diharuskan untuk meninggalkan Tepi Barat. Tidak akan ada perubahan pada pendekatan Israel ke Yudea dan Samaria.

5.    Negara Palestina : Palestina tidak akan diakui sebagai negara independent secara langsung. Pengakuan itu baru diberikan empat tahun ke depan. Palestina harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk mendanai kelompok yang dituding Amerika Serikat sebagai teroris, seperti Hamas dan kelompok jihad lainnya. Jika syarat-syarat itu dipenuhi, AS akan mengakui negara Palestina dan akan menerapkan rencana ekonomi besar-besaran untuk membantunya.

6.    Pengungsi Palestina : Sejumlah pengungsi Palestina dan keturunan mereka akan diizinkan masuk ke Palestina, namun tidak seorang pun diizinkan memasuki ke Israel.

7.    Kawasan Strategis Triangle : Rencana tersebut membuka kemungkinan bahwa Israel akan menukar daerah yang dikenal sebagai Triangle dengan negara Palestina di masa depan. Wilayah Triangle, terdiri dari Kafr Kara, Arara, Buka Al Gharbiya, Umm el-Fahm. Menurut rencana itu perbatasan Israel akan digambar ulang sedemikian rupa sehingga komunitas Trangle menjadi bagian dari negara Palestina.

Setelah menggelar orasi, peserta aksi bubar secara tertib pukul 18:00 WIB.[]

Editor: portalsatu.com

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!