< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Boeing 737-800 Pegasus Airlines Berantakan Usai Tergelincir, 3 Penumpang Tewas dan 179 Luka

Beritatrans

ANKARA (BeritaTrans.com) – Sebuah pesawat meluncur dari landasan pacu di bandara Sabiha Gokcen di Istanbul pada Rabu malam, jatuh lebih dari 100 kaki ke tanah tempat pesawat itu pecah berkeping-keping. Pihak berwenang Turki mengatakan bahwa setidaknya tiga orang tewas dan 179 lainnya terluka.

Pesawat itu, dari maskapai penerbangan murah Turki bernama Pegasus Airlines, datang dari kota Izmir barat dan berusaha mendarat di Istanbul saat cuaca buruk.

“Menurut informasi yang kami peroleh, pesawat itu … melayang ke darat akibat pendaratan yang keras,” Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan kepada kantor berita Anadolu.

ap_20036634055315-93a66d0ba1cb4cbfc571e26c44c20f04a0dd437a-s1100-c15

Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan itu tergelincir di landasan sekitar 160 kaki, menurut kantor berita itu. “Lalu, jatuh dari ketinggian sekitar 100 meter di sini,” katanya, di atas jalan dan akhirnya sebuah ladang kosong.

Rekaman CCTV yang diperoleh Reuters menunjukkan pesawat bergerak di landasan sebelum tiba-tiba menghilang, tampaknya dari tebing. Dilaporkan juga terbakar.

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan rencana itu terpecah menjadi tiga bagian, dengan hidung terputus sepenuhnya dari sisa pesawat. Menurut The Associated Press, penumpang “harus mengungsi melalui celah di pesawat yang hancur.” Pesawat itu membawa 177 penumpang dan enam awak, kata Koca.

Menurut Flightradar24, pesawat itu adalah Boeing 737-800 yang dibangun pada 2009. Sebelumnya dioperasikan oleh Air Berlin dan bergabung dengan armada Pegasus Airlines pada 2016.

Data penentuan posisi penerbangan yang diperoleh oleh situs web pelacakan menunjukkan pendaratan pesawat di tengah landasan pacu, sebelum berbelok ke kiri jalur dan akhirnya meluncur dari tepiannya.

Maskapai menyatakan bahwa penerbangan ke dan dari bandara di Istanbul ditangguhkan setelah kejadian karena penutupan landasan.

Menurut Anadolu, jaksa telah melakukan penyelidikan atas kecelakaan itu. Reuters melaporkan bahwa penyiar lokal melaporkan bahwa dua pilot pesawat berada dalam kondisi serius.

Hasan Eraydin mengatakan kepada AP bahwa ia sedang dalam perjalanan pulang ketika melihat kecelakaan itu.

“Kami berada sekitar 30 meter jauhnya … kami mencoba ke tempat kejadian untuk membantu, tetapi ada semacam kanal di antaranya dan itu tidak mungkin,” katanya. “Kami pikir ‘Insya Allah, tidak ada yang mati’.”

Ini bukan yang pertama untuk pesawat milik maskapai ini. Bulan lalu, satu lagi pesawatnya meluncur dari landasan pacu di bandara yang sama, meskipun tidak ada yang terluka.

Pada 2018, dalam insiden dramatis, sebuah pesawat Pegasus tergelincir di landasan pacu dan menuruni permukaan tebing. Itu berhenti sebelum jatuh ke Laut Hitam di bawahnya, dan tidak ada orang di dalamnya yang terluka.

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!