< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

WNI yang Terpapar Virus Corona di Singapura Merupakan TKI, Ternyata Tertular Dari Majikannya

Tribun-pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM - Warga Negara Indonesia ( WNI) yang terinfeksi virus corona di Singapura ternyata seorang tenaga kerja Indonesia (TKI). 

Ia dilaporkan tertular virus Corona dari majikan yang lebih dahulu terinfeksi.

Sehari-hari, WNI tersebut bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah majikannya.

Kabar itu terjadi setelah Kementerian Kesehatan (MOH) menyatakan terdapat enam kasus baru patogen yang sudah membunuh lebih dari 400 orang di China itu.

Pemerintah Singapura menyatakan, dengan tambahan enam kasus yang mereka umumkan, total ada 24 orang yang positif terinfeksi virus corona.

Dilansir Channel News Asia Selasa (4/2/2020), WNI yang berprofesi sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) itu adalah kasus ke-21.

Dia terpapar dari majikan yang notabene adalah kasus ke-19, dan menunjukkan gejala pada Minggu (2/2/2020), demikian keterangan MOH.

Tenaga Kerja Indonesia berjenis kelamin perempuan berusia 44 tahun itu kemudian tidak meninggalkan rumah, dan baru dilarikan ke rumah sakit keesokan harinya (3/2/2020).

Adapun si majikan yang tinggal di kawasan Bukit Merah, selatan Negeri "Singa", sebenarnya sudah mengeluh demam dan sakit tenggorokan pada 29 Januari.

Dia sempat pergi ke unit gawat darurat Rumah Sakit Tan Tock Seng, di mana dari setelah menjalani pemeriksaan sinar X, tidak ada pneumonia.

Setelah itu, si majikan pulang dan beristirahat di rumah dari 31 Januari hingga Minggu, di mana dia dilarikan ke Rumah Sakit Umum Singapura (SGH) bersama si TKI.

Keduanya diketahui tidak punya riwayat bepergian ke China.

Meski begitu, majikannya diketahui bekerja di sebuah toko bernama Yong Thai Hang.

Toko tersebut dilaporkan kerap menjadi lokasi kunjungan bagi wisatawan yang berasal dari Negeri "Panda", dilaporkan Channel News Asia.

Minister Counsellor KBRI Singapura Ratna Lestari Harjana kepada Kompas.com berkata, KBRI telah menerima konfirmasi lisan dari Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengenai kasus ini.

KBRI Singapura akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang terkait penanganan TKI bersangkutan.

Ratna mengimbau kepada seluruh WNI yang berada di Singapura untuk tetap waspada, menjaga kesehatan dan kebersihan, dan memperhatikan imbauan yang dikeluarkan oleh MOH.

Virus corona yang berasal dari Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, hingga Selasa ini sudah membunuh 427 orang, dan menginfeksi 20.400 di China.

Selain itu, virus tersebut juga menghantam lebih dari 20 negara di dunia, yang sebagian kemudian menerapkan larangan bepergian ke China.

(*)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!