< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Menpora Sebut Pembukaan dan Penutupan PON 2020 Bakal Semarak

Indonesiana
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menargetkan pencak silat menjadi pertandingan Olimpiade setelah resmi dijadikan warisan budaya tak benda oleh UNESCO, Hotel Sahid, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019. TEMPO/Irsyan

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menargetkan pencak silat menjadi pertandingan Olimpiade setelah resmi dijadikan warisan budaya tak benda oleh UNESCO, Hotel Sahid, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019. TEMPO/Irsyan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional atau PON 2020 Papua bakal semarak seperti Asian Games 2018.

Menpora menyebut tim kreatif yang menggarap kedua ajang itu sama. Jadi, kata dia, gambarannya sudah bisa terlihat seperti apa kemegahannya. 

"Tempatnya di Stadion Papua Bangkit. Itu adalah stadion yang bagus dan standar, tentu sangat indah di sana," kata Zainudin seusai rapat bersama DPR di Gedung Nusantara, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

Ia mengatakan 10 cabang olahraga yang tidak bisa bertanding di Papua bakal tetap akan diperlombakan sebagai bagian dari PON 2020. Politikus Partai Golkar ini menyampaikan bahwa revisi peraturan pemerintah telah diupayakan segera terbit.

"Nanti 2024 kita akan melaksanakan di dua tempat yakni di Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darusalam," kata dia. Untuk itu, ia menambahkan, perlu mengubah Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2007 tentang Pelaksanaan PON.

Zainudin mengaku masih terus berkoordinasi dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan DPR. "Jadi mohon ditunggu saja. Tetapi semua aspirasi dari daerah sudah kami akomodir," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani memimpin rapat gabungan pembahasan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional PON XX Papua. Rapat yang digelar di Gedung Nusantara DPR itu dihadiri oleh Menpora Zainudin, Menteri  Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Badan Intelejen Negara Budi Gunawan, Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa.

Rapat itu juga diikuti oleh anggota DPR dari Komisi I, komisi II, Komisi III, dan Komisi X. "DPR RI berkomitmen untuk menyukseskan penyelenggaraan PON ke XX dan Peparnas ke -16 tahun 2020 di Provinsi Papua, yang meliputi sukses administrasi, sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi," kata Puan seusai rapat, Selasa, 4 Februari 2020.

IRSYAN HASYIM

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!