< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Stasiun pengisian kendaraan listrik umum di Jateng resmi beroperasi

Fokusjabar

Dokumen: Petugas dari PLN UP3 Cikokol melakukan pengisian ulang baterai mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN UP3 Cikokol usai diresmikan di Mal Tangerang City, Tangerang, Banten, Selasa (7/1/2020). Hadirnya SPKLU ini merupakan wujud nyata PLN dalam mengimplementasikan kelengkapan infrastruktur bagi kendaraan listrik yang nantinya dapat mampu mendorong masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama.

keberadaan SPKLU juga memberi dampak psikologis positif bagi masyarakat agar tidak ragu dan takut menggunakan kendaraan listrik

Jakarta (ANTARA) -  

Stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) pertama di Jawa Tengah resmi dioperasikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang bertempat di halaman kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang, Jalan Pemuda Nomor 93, Semarang, Jawa Tengah.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng dan DIY, Feby Joko Priharto, dalam informasi tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan Peresmian SPKLU ini merupakan wujud dukungan dan kesiapan PLN dalam menyambut era kendaraan listrik.

Penyediaan SPKLU itu juga sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

SPKLU komersial pertama di wilayah Jawa Tengah ini terdiri dari dua unit charger yang bersifat fast charging dan normal charging yang sudah memenuhi standar Electric Vehicle Eropa dan Jepang.

Pengisian dengan unit fast charging membutuhkan waktu maksimal 2 jam, sedangkan normal charging membutuhkan waktu 6-8 jam.

“Selain menunjukkan dukungan dan kesiapan PLN dalam menyongsong era kendaraan listrik, keberadaan SPKLU juga memberi dampak psikologis positif bagi masyarakat agar tidak ragu dan takut menggunakan kendaraan listrik,” ujar Feby.

Rencananya ke depan akan dibangun SPKLU di lima kota lain di wilayah Jateng-DIY, yaitu di Tegal, Pekalongan, Kudus, Yogyakarta dan Surakarta.

“Penyediaan SPKLU di kota-kota tersebut akan diupayakan berada di area publik seperti rest area tol, area parkir pusat perbelanjaan atau ruang yang mudah diakses masyarakat pengguna mobil listrik,” tambahnya.

Sebelumnya pada Oktober 2019 lalu, Plt Direktur Utama PLN saat itu, Sripeni Inten Cahyani meresmikan serempak SPKLU di 4 kota, yaitu Tangerang, Jakarta, Bandung dan Bali.

“Kami berharap dengan adanya SPKLU ini dapat memudahkan masyarakat mengakses ketersediaan tenaga listrik sesuai kebutuhannya. Dan kami juga menghimbau seluruh pihak agar dapat bersama-sama menjaga baik SPKLU,” kata Feby.

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan

Editor: Agus Salim

COPYRIGHT © ANTARA 2020

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!