< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Akibat Gedung Roboh, 50 Warga Kota Bambu Selatan Terpaksa Mengungsi

wartakota

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Desy Selviany

PALMERAH, WARTAKOTALIVE.COM - Akibat gedung roboh di Jalan Brigjen Katamso, 50 warga Kota Bambu Selatan, Jakarta mengungsi.

Mereka meninggalkan rumah karena khawatir dengan reruntuhan puing bangunan yang berdampak ke bangunan rumah sekitar.

"Itu sudah mulai dari kemarin dipindahkan, mengosongkan rumahnya, ada yang numpang ke saudaranya, tetangganya ada juga yang ke Wisma Riau," jelas Lurah Kota Bambu Selatan Muhadi saat dikonfirmasi Selasa (7/1/2020).

Muhadi mengatakan total ada 50 warga yang mengungsi karena evakuasi perubuhan total gedung 4 lantai tersebut.

Pantauan Wartakotalive.com Selasa siang lantai 3 dan 4 bangunan tersebut sudah roboh seutuhnya.

Namun bagian kiri gedung dan lantai 1 masih berdiri kokoh.

Sedangkan sebagian lantai 2 juga terlihat masih belum dirobohkan.

Muhadi menjelaskan bangunan tersebut sudah dipastikan akan dirobohkan total.

Namun sampai saat ini pihaknya masih belum mengetahui kapan dan oleh siapa bangunan itu akan dirobohkan sepenuhnya.

"Kamis insyaallah baru mau musyawarah, masalahnya itukan bangunan milik pribadi, jadi harusnya itu tanggung jawab pemilik gedung untuk merobohkan bangunan," jelas Muhadi.

Muhadi berharap pemilik bangunan bertanggung jawab untuk merobohkan gedung.

Sedangkan untuk pelaksanaannya Muhadi menyerahkannya kepada pemilik gedung.

"Itu mau pakai tenaga sendiri atau bagaimana terserah dia," kata Muhadi.

Selain itu Muhadi juga berharap pemilik gedung bisa bertanggung jawab atas kerugian yang dialami masyarakat sekitar gedung.

"Nanti dibahas keseluruhannya, perubuhan dan kelanjutannya, bagaimana orang-orang yang ada disekitarnya, karena itu masih ada seperempat lagi bangunannya," ujar Muhadi.

Polda Metro Jaya Imbau Segera Dirobohkan

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya mengimbau agar bangunan yang ambruk di kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat segera dirobohkan.

"Diharapkan bangunan tersebut dirobohkan, dirobohkan secapatnya," kata Yusri di Mapolres Jakarta Utara, Selasa (7/1).

Yusri menambahkan apabila tidak dilakukan sesegera mungkin, maka dikhawatirkan bakal membahayakan bagi masyarakat di sekitar lokasi.

"Kenapa secepatnya? Karena memang takut membahayakan nanti tetangga sebelah atau masyarakat yang akan lalu lalang di sekitar situ," katanya.

Apalagi berdasarkan hasil assessment kemarin yang dilakukan oleh Basarnas bersama Puslabfor Polri, bangunan itu dianggap tidak layak.

"Dari hasil itu lah kemudian merekomendasikan kepada pemerintah dalam hal ini, Kementerian PUPR dan Pemkot Jakarta Barat bahwa bangunan tersebut tidak layak untuk berdiri," ucap Yusri.

Sekadar informasi sebuah bangunan berlantai empat roboh di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1) pagi. (jhs)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!