< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Siswa SMA di Jambi Bunuh Diri DIduga karena Pelajaran di Sekolah Terlalu Berat

Tribun Jambi

"Memang malam tadi dio sempat cerito ke bapak mamaknya, kalo pelajaran di SMA terlalu berat dan dirinya merasa tidak kuat," kata sang paman.

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Peristiwa tragis siswa SMA di Jambi bunuh diri terjadi.

Sang paman dari siswa SMA di Tanjabtim yang bunuh diri menceritakan kondisi malam sebelum kejadian.

Kepada Tribunjambi.com, sang paman yang bernama Bujang menceritakan ponakannya sempat curhat.

Ada hal yang diceritakan siswa di Tanjabtim sebelum gantung diri malam itu.

• Siswa SMA di Tanjabtim Bunuh Diri, Malam Sebelumnya Curhat Pelajaran Sekolah Terlalu Berat

Siswa tersebut sempat curhat kepada orang tua pada malam sebelum kejadian, Rabu (11/12).

Pihak keluarga seakan masih tidak mempercayai kejadian yang dialami salah satu keluarganya tersebut.

Mengingat korban tidak menunjukan tanda-tanda yang aneh, meski dalam beberapa hari terakhir korban kerap murung dan susah tidur.

"Kalau wasiat atau pesan tidak ada tinggalkan korban. Hanya saja, beberapa hari terakhir memang almarhum sering murung dan susah tidur malam," ujar Bujang, paman korban.

Bujang mengatakan pada Rabu malam Kamis, korban pulang ke rumah sekitar pukul 11.25 WIB.

Kondisi korban seperti biasa tidak ada perilaku yang aneh.

Orang tuanya sempat menawarkan makan.

Seorang siswa SMA di Tanjab Timur bunuh diri. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tergantung tali. Warga Teluk Majelis, Tanjabtim, Jambi digegerkan dengan penemuan tubuh remaja di depan teras rumahnya, pada Rabu (11/12/2019) sekira pukul 05.00 WIB.
Seorang siswa SMA di Tanjab Timur bunuh diri. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tergantung tali. Warga Teluk Majelis, Tanjabtim, Jambi digegerkan dengan penemuan tubuh remaja di depan teras rumahnya, pada Rabu (11/12/2019) sekira pukul 05.00 WIB. (Tribun Jambi/Abdullah Usman)

"Memang malam tadi dio sempat cerito ke bapak mamaknya, kalo pelajaran di SMA terlalu berat dan dirinya merasa tidak kuat," bebernya.

Almarhum sendiri terbilang siswa baru di sekolah SMA negeri tersebut di bangku kelas XI SMA.

Sebelumnya, korban sempat belajar di pesantren dan sekolah aliyah di dekat rumahnya.

Pihak keluarga sudah merasa ikhlas akan kejadian tersebut.

• BREAKING NEWS: Pelajar di Sarolangun Tewas di Tempat, Terkapar Masih Kenakan Seragam Sekolah

Meski keluarga sangat menyayangkan melihat korban sendiri merupakan anak yang baik dan terbilang tampan.

Sementara itu, kepala desa setempat Sukardi ketika dibincangi Tribunjambi.com mengatakan sedang dalam perjalanan menuju kediaman korban.

"Ia, saya tadi pagi dikabari oleh kadus. Sekarang saya lagi menuju lokasi dari Jambi," pungkasnya.

Seorang pelajar di Tanjabtim ditemukan dalam kondisi tewas tergantung tali di teras rumah, Rabu (11/12/2019).

Peristiwa itu membuat geget warga Teluk Majelis, Kabupaten Tanjab Timur, Jambi.

Kapolsek Kuala Jambi, Ipda Mulyono, mengatakan remaja itu seorang pelajar di sebuah SMA negeri Tanjung Jabung Timur, berinisial RR.

"Warga Dusun 3 Desa Teluk Majelis, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjabtim," tuturnya.

Kronologi temuan tubuh siswa SMA di Tanjabtim tergantung tali

Awalnya, Rabu sekitar pukul 05.00 WIB, warga Desa Teluk Majelis bernama Japandi yang ingin pergi kerja ke PT WKS Distrik 7.

Japandi melihat dari kejauhan ada orang yang tergantung di depan rumah korban.

Japandi langsung berteriak.

Kemudian paman korban dan istrinya datang

Setelah itu tubuh korban diturunkan

Proses pemakaman jenazah siswa SMA di Tanjab Timur yang bunuh diri. Korban siswa kelas XI SMA negeri di Tanjab Timur itu gantung diri diduga karena pelajaran terlalu berat dan dirinya tidak kuat.
Proses pemakaman jenazah siswa SMA di Tanjab Timur yang bunuh diri. Korban siswa kelas XI SMA negeri di Tanjab Timur itu gantung diri diduga karena pelajaran terlalu berat dan dirinya tidak kuat. (Tribun Jambi/Abdullah Usman)

"Mendengar teriakan saksi, paman korban langsung keluar rumah dan bertanya kepada Japandi kemudian Japandi memberitahu paman korban, bahwasanya ada orang yang tergantung di depan rumah korban," beber Kapolsek.

Selanjutnya, paman korban langsung menuju rumah tersebut bersama istrinya.

Setelah sampai, mereka langsung menurunkan korban dari gantungan tali tersebut.

"Saat ditemukan, paman korban langsung menurunkan korban dibantu istrinya," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Ada terlihat bekas jeratan tambang pada bagian leher korban. (Abdullah Usman / Tribunjambi.com)

Siswa SMA di Jambi Bunuh Diri DIduga karena Pelajaran di Sekolah Terlalu Berat

• Detik-detik Tersangka Kabur saat Penyergapan TNI AL, Pakai Kapal Cepat Kecepatan 50 Knot

• FOTO-FOTO Hasil Penyergapan Pasukan TNI AL di Perairan Jambi, 4,7 Juta Rokok

• Promo Harbonas 12.12 Shopee, Blibli, Lazada, Bukalapak & JD.ID: iPhone 11 Pro Max Rp 12 ribu

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!