< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

5 Manfaat Talas atau Taro bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Tribrata

Bola.com, Jakarta - Apakah Anda pernah mengonsumsi ? Ya, jenis umbi-umbian ini cukup populer di sejumlah negara Asia termasuk Indonesia, terutama di daerah Bogor. 

Sebagian besar orang Indonesia banyak yang menyukai talas karena rasanya cukup lezat. Talas juga banyak diolah menjadi kue bolu, aneka camilan, gorengan, dan lain sebagainya.

Selain sebagai makanan, talas juga kini sedang naik daun dan bisa dijadikan bahan perasa minuman, yakni Taro. Cita rasa taro merupakan bahasa Inggris dari talas itu sendiri.

Namun sebenarnya talas jauh lebih baik dikonsumsi utuh tanpa diolah dan dicampur dengan bahan lainnya. Talas sebaiknya dikonsumsi dengan cara dikukus atau dipanggang, karena lebih sehat tanpa minyak.

Sayangnya, masih banyak yang belum tahu dengan kandungan dan manfaat dalam umbi ini.

Talas merupakan sumber serat dan nutrisi lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan potensial, termasuk peningkatan manajemen gula darah, usus dan kesehatan jantung. Sama seperti singkong atau ubi, talas kukus juga cocok dijadikan makanan diet karena mengandung karbohidrat dan kaya serat.

Berikut Bola.com merangkum manfaat atau taro bagi kesehatan yang kerap terabaikan, seperti dilansir dari berbagai sumber, Selasa (3/12/2019).

1. Mengobati Diabates

Talas merupakan salah satu menu diet untuk para pengidap diabates, alias kadar gula darah terlalu tinggi. Umbi ini mengandung dua jenis karbohidrat yang bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah, yaitu serat dan pati resisten. 

Talas juga memiliki manfaat untuk membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat lain, mencegah lonjakan gula darah besar setelah makan. 

Kandungan pati resisten dalam talas juga tidak dapat dicerna manusia, sehingga tidak meningkatkan kadar gula darah. Kombinasi antara pati resisten dan serat inilah yang menjadikan talas pilihan karbohidrat terbaik bagi pasien diabetes.

2. Menurunkan Berat Badan

Talas adalah satu di antara jenis umbi-umbian yang sangat cocok dijadikan menu sehat bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Talas merupakan sumber serat yang baik. 

Sebuah penelitian menemukan orang yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki berat badan lebih ideal dan tidak terlalu menimbun lemak dalam tubuh. Kandungan serat dalam talas akan memperlambat pengosongan perut, yang membuat Anda kenyang lebih lama dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi sepanjang hari. 

Kandungan pati resisten dalam talas juga memiliki efek yang sama. Sebuah studi menemukan bahwa pria yang mengonsumsi suplemen dengan kandungan 24 gram pati resisten sebelum makan, sama dengan mengonsumsi sekitar enam persen lebih sedikit memiliki kadar insulin lebih rendah.

3. Menurunkan Risiko Kanker

Talas memiliki kandungan nabati yang disebut polifenol. Senyawa tersebut memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk menurunkan risiko kanker. 

Senyawa polifenol yang ditemukan dalam akar talas adalah quercetin, kandungan ini juga terdapat dalam bawang, apel dan teh. Kandungan itu berperan sebagai antioksidan yang kuat guna melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas berlebihan yang dikaitkan dengan kanker.

Talas juga mengandung vitamin C cukuo tinffu, dan bertindak sebagai antioksidan untuk menghilangkan racun dari tubuh dan mendetoksifikasi.

4. Mencegah Penyakit Jantung

Manfaat talas selanjutnya adalah mampu mencegah penyakit jantung karena adanyanya kandungan serat dan oati resisten. Dua kandungan itu akan membantu mencegah penyakit jantung. 

Sebuah hasil penelitian substansial menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki tingkat penyakit jantung yang lebih rendah. Talas juga mengandung lebih dari enam gram serat. 

5. Menjaga Kesehatan Tulang, Otot, dan Saraf

Talas mengandung Vitamin E dan magnesium yang dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis. Namun selain itu, talas juga bisa menjaga tekanan darah dan membantu pengaturan cairan. Umbi ini mengandung magnesium yang penting untuk kesehatan otot, tulang, dan saraf.

Para atlet dianjurkan rajin mengonsumsi talas kukus agar energi dalam tubuh lebih tahan lama. Manfaat ini dikarenakan talas mengandung indeks glikemik rendah yang baik untuk atlet. Indeks glikemik rendah juga berguna bagi penderita hipoglikemia karena dapat menjaga stamina tubuh yang tahan lama.

Sumber: Medical News Today, Healthline

Lanjutkan Membaca ↓

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!