< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Manfaat Daun Pangi Bisa Obati HIV/AIDS, Mitos atau Fakta?

Klikdokter

Kabar ini tentu mengejutkan. Bagaimana tidak, HIV/AIDS dikenal sebagai penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan mematikan yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Penyakit yang disebabkan oleh virus HIV, atau human immunodeficiency virus, ini menginfeksi dan menghancurkan sel CD4, yang sangat penting dalam kekebalan tubuh.

HIV/AIDS sendiri merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui cairan tubuh orang yang terinfeksi, seperti darah, sperma, cairan vagina, dan ASI. Cara penularannya pun beragam. 

Bisa dari perilaku seks bebas tanpa pengaman (kondom), pemakaian bersama jarum suntik untuk pemakaian obat, melakukan tindik atau tato yang tidak steril, transfusi darah atau produk darah. Bisa juga melalui ibu dan anak selama masa kehamilan, persalinan, hingga menyusui.

Temuan manfaat daun pangi untuk mengobati HIV/AIDS dikemukakan oleh Dr. Arend Mapanawang dari STIKES Halmahera. Menurut penelitian tersebut, kandungan senyawa dari daun pangi mampu menghambat pertumbuhan virus HIV/AIDS hingga sebanyak 94,8% yang diamati dengan foto sel.

Hal ini, menurut Dr. Arend bersama rekan penelitinya Hendry Izaac Elim, membuat daun pangi menjadi lebih unggul sebagai pengobatan HIV/AIDS dibandingkan pengobatan yang ada selama ini. Misalnya saja, lamivudin yang hanya memiliki persentase sebanyak 46,65% dalam menghambat pertumbuhan virus HIV/AIDS. 

Berdasarkan penelitian tersebut, daun pangi mengandung empat macam senyawa yang berperan penting dalam proses penghambatan virus tersebut. Senyawa-senyawa tersebut adalah octadecanoic acid, squalene, hexadecanoic acid, dan phytol.

Kabar ini tentu merupakan kabar yang baik di bidang kesehatan. Meskipun memiliki hasil positif, masih dibutuhkan penelitian lanjutan mengenai uji praklinis dan klinis dari daun pangi ini untuk mengobati HIV/AIDS. 

Sebelum diujikan ke manusia, biasanya akan dilakukan pengujian ke binatang terlebih dahulu untuk mengetahui khasiat obat baru tersebut. Selain itu, masih diperlukan juga pengujian terkait efektivitas, keamanan, dan efek samping yang akan timbul dari daun pangi ini untuk mengobati HIV/AIDS.

Jadi, apakah manfaat daun pangi bisa obati HIV/AIDS? Berdasarkan penelitian awal, daun pangi memang menujukkan hasil positif dalam pengobatan HIV/AIDS. Akan tetapi, penemuan tersebut belum dapat digunakan sebagai acuan pengobatan saat ini. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai daun pangi untuk pengobatan penyakit HIV/AIDS, bukan hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia.

[HNS/AYU]

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!