< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Tak Fokus Hitung Kalori, Diet Mediterania Miliki Keuntungan Lain Selain Turunkan Berat Badan

Tribun Bali

TRIBUN-BALI.COM - Diet Mediterania memiliki reputasi sebagai salah satu pola makan sehat.

Selain itu, pola makan mediterania paling populer di kalangan pelaku diet.

Alasannya, diet mediterania fleksibel, kaya makanan beraroma, dan bermanfaat untuk kesehatan.

Bahkan, diet Mediterania dikaitkan sebagai cara menurunkan berat badan, penurunan peradangan, dan risiko penyakit kronis lebih rendah.

• Pipa SPAM Petanu Bocor, Distribusi Air PDAM di Dentim, Densel & Denbar Terganggu hingga Rabu Esok

• Perilaku Pasar Bergeser, Aprindo Bali Beri Edukasi untuk Mengenal Peluang Bisnis

• PNS Dibunuh dan Dicor, Begini Rekonstruksinya, Satu Orang Pelaku Masih Buron

Diet mediterania

Diet Mediterania adalah gaya makan berdasarkan pada diet tradisional negara Mediterania seperti Spanyol, Perancis, Italia, dan Yunani.

Para peneliti memperhatikan bahwa orang-orang di negara Mediterania memiliki tingkat penyakit kronis lebih rendah dibandingkan orang Amerika Serikat dan Eropa Utara.

Makanan yang disantap orang-orang Mediterania dikaitkan dengan pola makan mereka yang unik.

Tidak seperti diet populer lainnya, diet Mediterania fokus pada makanan dan kelompok makanan tertentu ketimbang menghitung kalori atau nutrisi.

Lemak sehat, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, komponen utama dari makanan ala diet Mediterania.

Di sisi lain, bahan-bahan yang kurang sehat seperti daging merah, permen, dan makanan olahan dibatasi.

• Didi Kempot Bakal Hibur Sobat Ambyar di Hari Jadi Banyuwangi, Ada Atraksi Menarik Penghujung Tahun

• Uji Adrenalin Naiki Ayunan di Surya Bintang Swing

• Sudana: Lebih Baik Bekerja Banting Tulang untuk Membayar Iuran daripada Sakit seperti Istri Saya

Cara diet Mediterania

Ilustrasi
Ilustrasi (KOMPAS.com)

Diet Mediterania menekankan mengonsumsi bahan makanan kaya nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, lemak sehat, dan biji-bijian.

Meskipun fokus pada makanan nabati, bahan makanan lain seperti unggas, makanan laut, telur, dan susu juga dapat dinikmati dalam jumlah sedang.

Sementara itu, makanan olahan, gula tambahan, biji-bijian olahan, dan minuman manis harus dihindari.

Jenis alkohol tertentu, seperti anggur merah, juga dikonsumsi dalam jumlah sedang dan harus dibatasi.

Minum anggur tidak lebih dari satu atau dua porsi per hari untuk wanita dan pria.

Selain membuat perubahan pada diet Anda, melakukan aktivitas fisik secara teratur adalah komponen penting dari diet Mediterania.

Berjalan, berlari, bersepeda, mendayung, berolahraga, dan mengangkat beban hanya beberapa contoh aktivitas fisik sehat yang dapat Anda tambahkan dalam kegiatan rutinitas.

Diet Mediterania memiliki berbagai manfaat kesehatan. 

• Kenalkan Bisnis Baru Yang Ayam, Ini Deretan Usaha Kaesang Pangarep, Kedai Kopi hingga Kuliner Ayam

• Mulai Sekarang Jangan Dilakukan Lagi, 13 Kebiasaan Ini Dianggap Sepele Tapi Berbahaya bagi Kesehatan

• Kenalkan Pengurus, Keberadaan & Independensi Organisasi,Pengurus DPD HKTI Bali Temui Gubernur Koster

1. Menurunkan berat badan

Ilustrasi diet sehat
Ilustrasi diet sehat (Kompas.com)

Diet Mediterania menganjurkan mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan membatasi makanan olahan dan tambahan gula yang tinggi kalori.

Satu ulasan dari 5 studi menemukan bahwa diet Mediterania sama efektifnya dengan diet populer lainnya.

Seperti diet rendah karbohidrat untuk menurunkan berat badan, menghasilkan penurunan berat badan hingga 22 pound (10 kg) selama 1 tahun.

Penelitian besar dilakukan terhadap  32.000 orang menunjukkan bahwa disiplin jangka panjang terhadap diet Mediterania mencegah kenaikan berat badan dan lemak. (*)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!