< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Ilmuwan Meramalkan 2030 Bakal Terjadi Bencana Besar Dunia, Jika Suhu Bumi Naik 2 Derajat Celsius?

Tribun-jabar

TRIBUNJABAR.ID - Tahun 2030 diramalkan ilmuwan bakal jadi bencana besar dunia, Jika suhu bumi naik 2 derajat celsius. Dari gagal panen hingga matinya biota karang di lautan.

Pada Oktober 2018, sekelompok ilmuwan dari berbagai negara merumuskan laporan berjudul “Global Warming of 1.5 Degree Celcius”.

Para ilmuwan yang tergabung dalam Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tersebut menjelaskan dampak negatif jika Bumi mengalami kenaikan suhu di atas 1,5 derajat Celcius.

Penting untuk menekan kenaikan suhu Bumi agar tidak lebih dari 1,5 derajat Celcius pada 2030.

Director World Resources Institute (Yayasan Institut Sumber Daya Manusia) Indonesia, Nirarta Samadhi, dalam presentasinya menyebutkan bahwa negara-negara di dunia hanya memiliki waktu kurang dari 12 tahun untuk mencegah kenaikan suhu sebesar 2 derajat Celcius lapor Kompas.com pada (27/11/2019).

• Agung Hercules Sudah Meninggal, Kini Akunnya Tiba-tiba Update, Postingannya Diserbu, Netter Kaget

“Beberapa efek yang mungkin terjaid antara lain hawa panas yang ekstrem, kenaikan permukaan laut, kegagalan panen, dan matinya koral di lautan,” tuturnya dalam diskusi yang digelar di kantor WRI Indonesia, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

76 Hektare Lahan Pertanian di Kabupaten Buleleng Dilanda Kekeringan (13/7/2019) (Tribun Bali)
76 Hektare Lahan Pertanian di Kabupaten Buleleng Dilanda Kekeringan (13/7/2019) (Tribun Bali) ()

Efek Naik Suhu 2 Derajat Celcius

Jika suhu Bumi naik 2 derajat Celcius, maka suhu Bumi akan mengalami peningkatan sebesar 37 persen.

Sementara jika suhu ditekan dengan kenaikan di bawah 1,5 derajat Celcius, peningkatan suhu Bumi akan sebesar 14 persen.

Kemudian, jika suhu Bumi naik menjadi 2 derajat Celcius, permukaan laut akan naik sebesar 0,46 meter.

Jika suhu ditekan dengan kenaikan suhu di bawah 1,5 derajat Celcius, kenaikan permukaan laut akan sebesar 0,4 meter.

Gagal Panen

Naiknya suhu Bumi juga sangat berpengaruh terhadap kesuksesan panen.

Jika suhu Bumi naik 2 derajat Celcius, maka jumlah panen dunia akan berkurang sebesar 7 persen.

Sementara jika suhu ditekan dengan kenaikan di bawah 1,5 derajat Celcius, gagal panen kemungkinan bertambah 3 persen.

Keindahan bawah laut di Alor, Nusa Tenggara Timur. (ARSIP KOMPAS TV)
Keindahan bawah laut di Alor, Nusa Tenggara Timur. (ARSIP KOMPAS TV) ()

• Pemuda Ini Gagal Perkosa Istri Agggota TNI, Kabur ke Hutan, Dikepung Prajurit TNI Brigif 25/Siwah

Biota Laut dan Karang

Mengenai biota laut, jika suhu Bumi bertambah 2 derajat Celcius, jumlah koral di dunia akan berkurang sebesar 99 persen.

Sementara jika suhu ditekan dengan kenaikan di bawah 1,5 derajat Celcius, jumlah koral akan berkurang 70-90 persen.

Lalu bagaimana cara untuk menekan suhu Bumi agar tidak bertambah lebih dari 1,5 derajat Celcius pada 2030?

Puluhan negara berkumpul untuk mengikuti United Nations (UN) Climate Change Conference COP 25 yang akan digelar pada 2-13 Desember 2019."

"Tahun ini COP 25 akan digelar di Madrid, Spanyol."

"Konferensi ini menuntut negara-negara di dunia untuk ikut andil dan merumuskan strategi pengurangan emisi karbon sesuai kapasitas dan kemampuan masing-masing negara."

William Nordhaus mendapatkan penghargaan Nobel karena gagasannya. (Yale University)
William Nordhaus mendapatkan penghargaan Nobel karena gagasannya. (Yale University) ()

Bermula dari Gagasan Seorang Ekonom

Dilansir dari Popscience, semua dimulai pada tahun 1975 seorang ekonom. William Nordhaus melihat pemanasan global sebagai ancaman terhadap ekonomi global.

Dia bertanya kepada rekan-rekannya di Institut Internasional untuk Analisis Sistem Terapan — kelompok yang mempromosikan penemuan ilmiah lintas disiplin dan perbatasan internasional.

"Bisakah Kita Mengontrol Karbon Dioksida?" Nordhaus mengatakan peningkatan suhu rata-rata global 2 derajat C (disebabkan oleh karbon dioksida buatan manusia) akan mengubah iklim kita dengan cara yang tidak terlihat selama "beberapa ratus ribu tahun terakhir."

Selama 20 tahun berikutnya, para ilmuwan memperingatkan tentang bahaya peningkatan suhu akibat gas rumah kaca buatan manusia.

Dua derajat mungkin terlihat sedikit.

Anda mungkin tidak akan melihat fluktuasi dua derajat selama hari-hari biasa.

• Penampilan Sederhana Istri Mas Menteri Nadiem Makarim, Setia Dampingi Suami, Akrab dengan Anak-anak

Tetapi perubahan iklim dan pemanasan global mengacu pada tren jangka panjang.

Selama abad ke-20, suhu global rata-rata sekitar 14 ° C.

Sejak 1880, dunia telah memanas hampir satu derajat penuh, tetapi lebih dari dua pertiga dari peningkatan itu terjadi setelah 1975 — tahun Nordhaus menulis makalahnya.

Dan setiap tahun sejauh ini di abad ke-21 telah mencapai 20 tahun terhangat yang pernah tercatat.

Terakhir kali Bumi menjadi hangat seperti sekarang adalah lebih dari 11.000 tahun yang lalu.

Sekitar 40 persen wilayah di Jakarta sekarang berada di bawah permukaan laut. (The New York Times)
Sekitar 40 persen wilayah di Jakarta sekarang berada di bawah permukaan laut. (The New York Times) ()

Efek Besar Kenaikan Suhu Dua Derajat Celsius

Dan jika Bumi menghangat hingga suhu 2° C, dunia akan jauh lebih kering, yang akan berdampak pada ekonomi, pertanian, infrastruktur, dan pola cuaca.

Naiknya suhu akan merusak ekosistem dan spesies yang tidak dapat beradaptasi, termasuk yang ada di terumbu karang dan daerah Kutub Utara.

Daerah pantai yang rendah dan pulau-pulau kecil di seluruh dunia beresiko menghilang karena permukaan laut naik karena lapisan es Greenland dan es Arktik yang mencair dengan kecepatan yang terus menerus lebih cepat.

Dua derajat celsius bisa menentukan keberadaan seluruh manusia dan isinya. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar).

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!