< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

LIPI: Perantau IKN Baru Wajib Punya Modal, Keterampilan, dan Rencana Pekerjaan yang Jelas

Akurat.co
Image

Seminar Nasional “Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara dan Implikasinya terhadap Kehidupan Sosial Penduduk” , Kamis (28/11). | AKURAT.CO/Wayan Adhi Mahardhika

AKURAT.CO Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia () menyarankan agar calon pendatang di ibu kota negara () baru wajib memiliki modal, keterampilan ataupun rencana pekerjaan yang jelas.

Menurut Kepala Pusat Penelitian Kependudukan , hal tersebut penting agar menghindari potensi konflik dengan masyarakat setempat.

"Dalam konteks kependudukan, saya kira siapapun yang akan pindah, terutama yang sifatnya sukarela itu dia punya modal dan yakin bekerja," katanya dalam 'Seminar Nasional Rencana Pemindahan dan Implikasinya terhadap Kehidupan Sosial Penduduk', di Jakarta, Kamis (28/11/2019). 

Calon pendatang di calon ibu kota negara () baru, katanya, harus memiliki potensi keterampilan atau jejaring yang jelas. Sehingga, potensi tersebut dapat bermanfaat untuk pembangunan di calon ibu kota negara baru.

"Jadi jangan datang ke sana tidak punya modal apapun, tidak punya jejaring," ujarnya.

Ia mengatakan, bagi ASN yang akan dipindahkan seiring dengan perpindahan ibu kota negara baru, mereka juga perlu mengenali wilayah yang akan mereka datangi. Hal itu tentunya di luar kemampuan/keahlian yang sudah mereka miliki.

Mereka juga disarankan untuk bekerja secara profesional tanpa mempermasalahkan isu identitas yang dapat memantik konflik.

"Bekerja saja secara profesional. jika masih ada masalah agama atau suku saya rasa tidak perlu justru jadi pemicu konflik karena identitas itu," katanya. []

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!