< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Ini Penyebab Pebalap Asal Tasikmalaya Afridza Munandar Meninggal di MotoGP Malaysia

Beritatrans

KUALA LUMPUR (BeritaTrans.com) – Pembalap motor Afridza Munandar tewas setelah sebuah kecelakaan di Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) di Sirkuit Internasional Sepang pada Sabtu (2/11).

Dilansir Reuters, Afridza mengalami kecelakaan di tikungan 10 pada putaran pertama. Balapan langsung dihentikan dengan bendera merah dan kemudian dibatalkan.

4150939727

Sebelum terjatuh, dia sempat kehilangan kendali pada motornya dan menabrak bagian belakang ban lawan. Pembalap berusia 20 tahun itu akhirnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh di tengah lintasan. Marshal atau petugas yang berada di pinggir lintasan dengan cepat membawa Afridza Munandar dengan tandu.

Saat ditandu meninggalkan lintasan, pembalap lulusan Astra Honda Racing School 2017 itu sempat memberikan respon dengan mengangkat tangan kanannya. Namun, kondisinya makin menurun dan dia dilarikan ke Rumah Sakit Kuala Lumpur dengan menggunakan helikopter.

“FIM (Federasi Balap Motor Internasional), FIM Asia, Dorna Sports, dan semua pihak yang terlibat dalam Idemitsu Asia Talent Cup menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga, kawan dan orang-orang terkasih Munandar,” kata penyelanggara balapan dalam pernyataan.

Afridza sedang berusaha memperebutkan gelar juara dalam final IATC 2019 akhir pekan ini. Sebelumnya dia sudah mencatat dua kemenangan dan empat kali naik podium musim ini.

Keluarga

Keluarga Afridza di Tasikmalaya, Jawa Barat tengah berkumpul di rumah neneknya untuk nonton bareng aksi pembalap berusia 20 tahun itu melalui layar kaca. Namun antusiasme keluarga menyaksikan kelihaian Afridza menunggangi kuda besi berujung duka.

Rally Topasandi (38), paman Afridza menyebut bahwa sejak Sabtu 2 Oktober sore, seluruh keluarga dan kerabat berkumpul untuk nonton bareng di Perum Tamansari Indah, Kelurahan Kersamenek, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

“Saat balapan dimulai, seluruhnya langsung fokus menonton televisi. Tetapi belum sampai 3/4 putaran sudah ada bendera merah karena ada crash di tikungan, namun saat itu kan kamera masih fokus pada rombongan balapan,” ujarnya, Minggu (3/10/2019).

2277989340

Saat itu, kata Rally, keluarga dan kerabat sempat khawatir dengan kondisi Afridza yang menjadi salah satu peserta balapan. Setelah menelusuri informasi dari berbagai sumber di internet, diketahui balapan dihentikan karena Afridza kecelakaan.

Keluarga ingin memastikan kembali informasi tentang kecelakaan Afridza dengan menelusuri cuplikan tayangan di kanal Youtube. Dalam satu tayangan, Rally hanya melihat mobil ambulans dan helikopter, sementara motor nomor 4 yang ditunggangi Afridza tidak tampak.

“Lalu kami menerima informasi bahwa Afridza menjadi korban kecelakaan dan dievakuasi menggunakan helikopter. Kami langsung berdoa namun terus mencari informasi bagaimana keadaannya terkini,” katanya.

(VOA).

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!