< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Komposisi Lengkap Pengurus Inti PSSI Periode 2019-2023

Bola Zola

Kongres Luar Biasa PSSI 2019 baru saja digelar. Digelar selama satu hari, Kongres Luar Biasa PSSI 2019 menghasilkan pengurus baru PSSI, salah satunya dalah Ketua Umum PSSI. Setelah sempat kosong selama beberapa bulan, Mochamad Iriawan resmi menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2024. Selain memilih Ketua Umum baru, Kongres pun memilih 2 Wakil Ketuan Umum dan 12 Komite Eksekutif.

Pada posisi wakil ketua umum, voters atau pemilik suara sah, memilih Iwan Budianto dan Cucu Soemantri. Pada proses pemilihan wakil ketua umum tadi, Cucu Soemantri memperoleh sebanyak  81 suara. Adapun Iwan Budianto mendapat dukungan 74 suara.

Beberapa calon lain juga ada yang mendapatkan suara, seperti Esti Pujiastuti sebanyak 2 suara, Yesayas Oktavianus 2 suara, dan Hasnuryadi Sulaiman 2 suara. Adapun, Hinca Panjaitan dan Djamal Aziz memperoleh 1 suara. Dua suara dinyatakan tidak sah.  

Kedua wakil ketua umum ini akan membantu tugas dari ketua umum PSSI. Jika posisi Ketua Umum kosong sebagaimana yang diatur dalam pasal 38 ayat (9) Statuta PSSI dan masa jabatannya kurang dari 24 (dua puluh empat) bulan, maka Wakil Ketua Umum yang paling lama melayani dan berpengalaman dalam sepak bola akan mewakili sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum sampai dengan Kongres PSSI selanjutnya. Hal ini sesuai dengan statuta PSSI Pasal 42 ayat 8.

Selain memilih Ketua Umum dan 2 wakil ketua umum, Kongres Luar Biasa PSSI 2019 juga memilih 12 anggota Komite Eksekutif. Berikut ini 12 anggota Komite Eksekutif PSSI untuk periode 2019-2023;

  1. A.S Sukawijaya
  2. Dirk Soplanit
  3. Endri Erawan
  4. Haruna Soemitro
  5. Hasnuryadi Sulaiman
  6. Pieter Tanuri
  7. Sonhadji
  8. Juni Rahman
  9. Ahmad Riyadh
  10. Yunus Nusi
  11. Hasani Abdul Gani
  12. Vivin Cahyani

Paska terpilih sebagai pengurus inti, sederetan tugas berat langsung mengampiri. Mulai dari perbaikan kompetisi, peningkatan prestasi Timnas Indonesia hingga pemberantasan mafia sepakbola.

Pada periode sebelumnya, PSSI diterpa dengan berbagai isu mafia sepakbola hingga membawa beberapa pengurus PSSI masuk jeruji besi. Selain masalah mafia sepakbola Indonesia, PSSI pun punya pekerjaan berat dalam mempersiapkan Timnas Indonesia, teruntuk dalam menghadapi Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia pada tahun 2021 mendatang.

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!