< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Lagi, Hiu Tutul Terdampar di Pantai Pesisir Selatan

Gatra
Bangkai seekor hiu tutul saat akan dikubur menggunakan alat berat, Sabtu (19/10). (Istimewa/far)
Padang, Gatra.com - Selang beberapa pekan, seekor ikan Hiu Tutul kembali terdampar di Pantai Transidano Taluak, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar). Diperkirakan, Hiu tersebut beratnya mencapai 1,5 ton dengan panjang 6,3 meter. 
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Gatra.com, awalnya Hiu Tutul itu terjerat jaring nelayan tradisional, Sabtu (19/10) pagi. Kemudian setelah dilepaskan, ikan Hiu itu kembali ke pinggir pantai. Namun sayangnya, Hiu itu tidak bertahan hidup dan dikubur di daerah setempat sekitar pukul 15.00 WIB.
 
"Ikan itu telah dikubur dengan kedalaman sekitar tiga meter, sekitar 13 meter di atas bibir pantai yang tidak jauh lokasi ikan itu terdampar," kata Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Firdauz saat dikonfirmasi Gatra.com, Minggu (20/10).
 
Dari penjelasannya, ikan hiu tersebut awalnya masih hidup dan nelayan sudah berupaya mendorong serta menariknya ke tengah laut. Tapi kondisi hiu itu tidak berdaya, akhirnya kembali terdampar di pantai. Namun hingga kini penyebab terjaringnya hiu tersebut belum bisa dipastikan.
 

Sementara sebelumnya, Isen (34) warga nelayan yang pertama kalinya menemukan hiu tersebut, menyebutkan bauwa ikan hiu itu terjerat jaring pukat nelayan. Ia bersama rekannya, telah berupaya untuk kembali mendorong hiu tutul itu ke tengah laut, namun hasilnya ikan hiu itu kembali lagi ke pinggiran pantai.

"Sudah empat kali kami dorong ke tengah, tapi ikan tetap kembali ke tepi pantai. Padahal waktu itu ikannya masih dalam keadaan hidup," sebutnya.


Reporter: Wahyu Saputra
Editor: Rohmat Haryadi

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!