< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Karhulta Sumsel Merembet Hingga ke Taman Nasional Sembilang Bakar Ribuan Hektare Lahan

Bisnis
Karhulta Sumsel Merembet Hingga ke Taman Nasional Sembilang Bakar Ribuan Hektare Lahan
Darurat Kabut Asap Kalimantan

Bencana kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan saat ini merembet hingga ke Taman Nasional Sembilang hingga membakar ribuan hektare lahan.

- Baru-baru ini dikabarkan bahwa titik panas imbas dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi sebanyak 504 di Sumatera. Sementara itu, titik panas di pulau tersebut saat ini berada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Dilansir dari Merdeka, bencana karhutla di Sumsel saat ini merambat hingga ke Taman Nasional Sembilang, Banyuasin. Api pun menghanguskan 6.511 hektare lahan di taman nasional yang merupakan habitat gajah Asia itu.


Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumsel Ansori kemudian mengungkapkan bahwa kebakaran di lokasi tersebut telah berlangsung sejak sepekan terakhir. Akan tetapi, asal muasal api yang membakar taman nasional tersebut belum diketahui. Beruntungnya, saat ini api yang membakar lahan tersebut sudah berangsur padam.

"Sejauh ini tercatat ada 6.511 hektare yang terbakar di Taman Nasional Sembilang. Api berangsur padam, tinggal ada asap-asap kecil," ungkap Ansori saat diwawancarai pada Kamis (10/10) kemarin.

Selain Taman Nasional Sembilang, karhutla juga masih bermunculan di tempat-tempat lain terutama di Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI). Saat ini, usaha pemadaman sedang terus dilakukan melalui darat maupun udara.

Di sisi lain, bencana karhutla di Sumsel juga menyita perhatian. Pasalnya, di Kabupaten Ogan Komering Ilir, tepatnya kawasan Pesisir Timur Sumatera ditemukan sejumlah harta peninggalan milik kerajaan Sri Wijaya di lokasi bekas karhutla.

Para warga pun berbondong-bondong ke lokasi tersebut untuk mencari harta peninggalan Kerajaan Sri Wijaya dan menjualnya. Salah satu harta peninggalan yang ditemukan oleh warga yakni manik yang berhasil dijual seharga Rp 3 juta.

You can share this post!

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!