< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Pengumuman! Pengangguran Diberi Rp 500 Ribu/Bulan Mulai 2020

Bisnis
Jakarta - Pemerintah memastikan bahwa para lulusan SMK/SMA dan perguruan tinggi, hingga korban pemutusan hubungan kerja (PHK) alias pengangguran akan diberikan insentif mulai tahun 2020.

Insentif yang diberikan oleh Pemerintah sebesar Rp 300-Rp 500 ribu per bulan dan ditujukan kepada para pengangguran yang mengikuti program Kartu Pra Kerja. Adapun, program tersebut akan diberikan selama dua sampai tiga bulan dan ditujukan kepada 2 juta masyarakat.

Rencana pemberian insentif juga ke depannya akan melibatkan perusahaan layanan jasa berbasis digital. Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran program Kartu Pra Kerja sekitar Rp 10 triliun pada tahun 2020.

Lalu bagaimana cara mengikuti program tersebut? Simak selengkapnya di sini: (hek/ang)

Pemerintah memastikan bahwa pelaksanaan program Kartu Pra Kerja akan diberikan ke 2 juta orang dan dimulai pada awal tahun 2020. Dalam RAPBN 2020, anggaran yang disediakan untuk program ini sekitar Rp 10 triliun.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, para peserta program Kartu Pra Kerja nantinya akan mendapat insentif sebesar Rp 300-Rp 500 ribu per bulannya.

"Sambil mencari pekerjaan itu lah nanti akan menyiapkan insentif kepada mereka, kurang lebih antara sekitar Rp 300-Rp 500 ribu paling lama 3 bulan," kata Moeldoko usai rakor di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Moeldoko menjelaskan, program Kartu Pra Kerja merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan skill atau keterampilan bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah pun tidak membatasi atau mengklasifikasi umur masyarakat yang ingin mengakses program tersebut.

(hek/ang)

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan cara untuk mengakses program Kartu Pra Kerja cukup mendaftar melalui aplikasi yang dikelola oleh project management officer (PMO) yang dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

"Kita tidak begitu kaku ya karena intinya hanya membekali mereka agar bisa dapat pekerjaan bisa (lulusan) SMK, bisa juga.. aku belum detail persyaratannya tapi siap terhadap siapa saja yang ingin mendapatkan pekerjaan," kata Moeldoko di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Moeldoko menyebut, Pemerintah tidak menentukan batasan usia dalam menjalankan program Kartu Pra Kerja ini. Yang penting mereka adalah para lulusan SMK/SMA dan lulusan perguruan tinggi, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), dan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan skill atau keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Adapun cara yang harus ditempuh masyarakat adalah dengan mendaftar pada aplikasi yang disediakan oleh Pemerintah. Nantinya, para peserta akan mengisi biodata diri, minat keterampilan, hingga menjawab beberapa pertanyaan yang ujung-ujungnya akan diseleksi oleh PMO.

Dalam pelaksanannya, PMO juga akan bekerja sama dengan para pelaku industri tanah air dan lembaga pelatihan dan kejuruan (LPK). Bahkan, Pemerintah juga akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan digital seperti GoJek, Tokopedia, hingga Bukalapak.

Setalah mendaftar, Moeldoko mengungkapkan bahwa calon peserta akan ditujukan kepada tempat pelatihan yang sesuai dengan keterampilan yang dinginnkan. Sehingga nantinya para peserta mampu memenuhi kebutuhan industri atau bisa menjadi wirausaha.

Hanya saja yang perlu diketahui oleh para peserta adalah, ketika dipertengahan waktu pelatihan sudah mendapatkan pekerjaan, maka kewajibannya adalah melaporkan kepada PMO. Adapun waktu pemberian pelatihan selama dua sampai tiga bulan.

(hek/ang)

Pemerintah telah bekerja sama dengan perusahaan layanan jasa digital seperti Gojek Indonesia, Tokopedia, hingga Bukalapak untuk menjalankan program Kartu Pra Kerja. Kerja sama itu meliputi untuk pencairan insentif yang diberikan Pemerintah kepada para peserta.

Adapun, insentif yang diberikan Pemerintah kurang lebih Rp 300-Rp 500 ribu per bulan. Program Kartu Pra Kerja sendiri akan dimulai pada awal 2020 dengan anggaran sekitar Rp 1- triliun dengan target mampu mengakomodasi 2 juta masyarakat.

"Nah nanti itu PMO (project management officer) yang akan memilih kita akan bekerjasama dengan platform, berikutnya kerjasama dengan e-wallet, fintech yang ngurus e-wallet," kata Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Program Kartu Pra Kerja akan dilaksanakan selama dua sampai tiga bulan bagi setiap orangnya. Adapun, insentif yang diberikan Pemerintah selama pealtihan sebesar Rp 300-Rp 500 ribu per bulan. Penyalurannya insentifnya pun bisa melalui rekening perusahaan jasa layanan yang sudah terdaftar maupun e-wallet.

(hek/ang)
Jakarta - Berita terpopuler detikFinance Selasa (24/9/2019) adalah tentang gurita bisnis Gibran Rakabuming Raka. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kini jadi kader PDI-Perjuangan memiliki aneka bisnis. Misalnya di lini kuliner, Gibaran menggarap bisnis katering Chili Pari, Kafe Markobar yang menjual martabak, hingga membuka restoran Mangkok Ku bersama Chef Arnold Poernomo.

Dia juga membuka bisnis baru di bidang reparasi produk kenamaan Apple dengan nama 'Icolor' dengan konsep jemput bola, dan ada pula bisnis e-commerce dengan berjualan jas hujan bermerk Tugas Negara Bos.

Selain soal bisnis Gibran, berita terpopuler detikFinance lainnya adalah pengangguran dapat Rp 500.000/bulan dari Presiden Jokowi. Mau tahu informasi selengkapnya? Baca 5 berita detikFinance berikut ini:

(hns/dna)

Putera sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming akhirnya terjun ke dunia politik setelah resmi menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Senin (23/9) kemarin. Keputusannya menjadi kader partai berlogo banteng tersebut sekaligus sebagai langkah awal memuluskan niatannya menjadi bakal calon Wali Kota Surakarta.

Keputusan Gibran menjadi kader PDIP terbilang mengejutkan lantaran di beberapa kesempatan sebelumnya ia kerap mengatakan enggan berpolitik. Gibran bahkan sempat mengatakan kemungkinan dirinya terjun ke dunia politik baru sekitar 20 tahun lagi.

Ayah dari Jan Ethes Srinarendra ini kerap menolak masuk ke dunia politik lantaran sibuk dengan bisnis yang digelutinya. Maklum saja, sejak merintis katering Chili Pari, lulusan Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan University of Technology Insearch, Sydney, Australia tersebut banyak menelurkan bisnis-bisnis baru setiap tahunnya.

Bisnis pertama Gibran dimulai pada Desember 2010 dengan usaha katering Chili Pari. Lima tahun menjalankan usahanya tersebut, Gibran kemudian menikah dengan Selvi Ananda pada 2015.

Berkat kiprahnya di dunia usaha, Gibran pun dipercaya menjadi Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo. Gibran juga mendirikan House of Knowledge untuk melatih karyawan-karyawan lepas katering Chilli Pari, khususnya dalam berbahasa Inggris.

(hns/dna)

Pemerintah memastikan bahwa pelaksanaan program Kartu Pra Kerja akan diberikan ke 2 juta orang dan dimulai pada awal tahun 2020. Dalam RAPBN 2020, anggaran yang disediakan untuk program ini sekitar Rp 10 triliun.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, para peserta program Kartu Pra Kerja nantinya akan mendapat insentif sebesar Rp 300-Rp 500 ribu per bulannya.

"Sambil mencari pekerjaan itu lah nanti akan menyiapkan insentif kepada mereka, kurang lebih antara sekitar Rp 300-Rp 500 ribu paling lama 3 bulan," kata Moeldoko usai rakor di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

(hns/dna)

Pemerintah memastikan bahwa program Kartu Pra Kerja akan dimulai pada awal tahun 2020. Anggaran yang disediakan dalam RAPBN tahun depan sekitar Rp 10 triliun dengan jumlah peserta yang terakomodasi 2 juta orang per tahun.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah akan memberikan pelatihan selama dua sampai tiga bulan. Di mana, setiap satu bulannya pemerintah akan memberikan insentif kepada peserta kurang lebih Rp 300-Rp 500 ribu. Lalu bagaimana cara mendaftarnya?

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan cara untuk mengakses program Kartu Pra Kerja cukup mendaftar melalui aplikasi yang dikelola oleh project management officer (PMO) yang dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

(hns/dna)

Di tengah ribuan masa mahasiswa yang tengah berdemo di depan gedung DPR/MPR, banyak pedagang yang berjualan. Mulai dari penjual air mineral, kopi, hingga camilan seperti siomay.

Rata-rata para pedagang berjualan menggunakan sepeda dan gerobak. Iwan berbeda dengan pedagang lainnya, dia menggunakan sepeda motor yang lagi hits, Kawasaki W175.

"Ini jualan sudah dari jam 1, tadi di deket DPR, tapi sudah ramai mundur dikit," ujarnya kepada detikcom, Selasa (24/9/2019).

Iwan cukup menarik perhatian para mahasiswa yang berdemo, terutama yang pria. Setidaknya sudah Rp 400 ribu dikantonginya dari berjualan sejak siang tadi.

"Biasanya jualan di Semanggi, paling seharian laku Rp 500 ribu," tuturnya.

(hns/dna)

Total utang pemerintah per Agustus 2019 tercatat sebesar Rp 4.680,19 triliun. Dibandingkan Juli 2019 yang sebesar Rp 4.603 triliun, tercatat mengalami kenaikan sekitar Rp 77,19 triliun. Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu naik Rp 317 triliun.

Mengutip data APBN KITA, Selasa (24/9/2019), total utang pemerintah per Agustus 2019 terdiri dari pinjaman dengan total Rp 798,28 triliun. Porsi pinjaman jika dirinci terdiri dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp 7,69 triliun.

Berikutnya adalah utang luar negeri Rp 790,59 triliun yang jika dirinci lagi terdiri dari bilateral Rp 316,37 triliun, multilateral Rp 435,13 triliun, dan komersial Rp 39,09 triliun.

(hns/dna)
LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!

Komentar Teratas

Kunjungi app