< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Asyik! Salah Satu Obat 'Tolak Macet' di Jalan Tol JORR Segera Tuntas, Siap Beroperasi Akhir Tahun

GridOto

GridOto.com - Padatnya kendaraan yang melintas, membuat beberapa ruas di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) terkenal rawan kemacetan.

Berbagai upaya pun dilakukan, untuk menanggulangi masalah tersebut. Salah satunya adalah menyelesaikan ruas Kunciran-Serpong, yang merupakan bagian dari Jalan Tol JORR II.

Dalam kunjungan kerjanya, Danang Parikesit, selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) optimis, kalau jalan tol sepanjang 11,135 KM ini dapat dioperasikan pada kuartal IV Tahun 2019.

"Untuk konstruksi dapat selesai di akhir bulan dan dapat beroperasi di akhir TW IV Tahun 2019," ujar Danang dalam keterangan resmi PT Jasa Marga (Persero) tbk, Jumat (13/9/2019).

"Untuk kelancaran penyelesaian konstruksi dan pengoperasian Ruas Kunciran-Serpong, tetap perlu berkoordinasi dengan Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran serta Ruas Serpong-Cinere sebagai bagian dari Ruas JORR II," sambungnya.

Kondisi ruas  Kunciran-Serpong yang telah mencapai progres konstruksi 97,02 persen hingga awal September 2019.

Kondisi ruas Kunciran-Serpong yang telah mencapai progres konstruksi 97,02 persen hingga awal September 2019.

Diharapkan setelah beroperasinya Jalan Tol Ruas Kunciran-Serpong nanti, maka potensi kepadatan yang ada, terutama di Jalan Tol JORR eksisting akan lebih terdistribusi.

Sehingga akan jauh lebih lancar, serta memperlancar arus distribusi barang dan jasa yang akan meningkatkan roda perekonomian di Jakarta dan sekitarnya.

Lebih lanjut, Truly Nawangsasi, Presiden Direktur PT Marga Trans Nusantara (MTN), selaku pengelola Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong pun memastikan kesiapan peralatan tol dan sarana pendukung lainnya.

Pasalnya hingga awal September 2019, Jalan Tol itu baru mencapai progres konstruksi 97,02 persen.

"MTN tetap fokus pada 3 persen sisa pekerjaan, berupa penyelesaian pekerjaan Jembatan Bhayangkara Lama dan Jembatan Duta Bintaro yang juga ditargetkan selesai akhir bulan ini," kata Truly dalam siaran resmi Jasa Marga.

"Setelah itu, maka kami akan melanjutkan ke tahap Uji Laik Fungsi & Uji Laik Operasi, PT MTN tetap akan mengutamakan keamanan (safety), kerapihan dan kebersihan lapangan saat tahap Uji Laik berlangsung," tutupnya.

Sebagai informasi, Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong dibagi menjadi 2 Paket pekerjaan, yaitu Paket 1 ruas Kunciran-Parigi sepanjang 6,711 KM dan Paket 2 ruas Parigi-Serpong sepanjang 4,424 KM.

Pekerjaan Paket 1 ruas Kunciran-Parigi masih dalam tahap konstruksi yang sudah mencapai 95,39 persen, sedangkan untuk pekerjaan Paket 2 sudah mencapai 100 persen.

Sehingga total progres pekerjaan hingga awal September 2019 telah mencapai 97,02 persen.

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!