< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Simon McMenemy Dianggap Tak Pantas Latih Timnas Indonesia

News Agency

JAKARTA – Simon McMenemy dianggap mayoritas pembaca tak pantas lagi menangani Timnas Indonesia setelah Evan Dimas dan kawan-kawan mengalami kekalahan beruntun dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Indonesia gagal meraih poin ketika menjalani dua laga kandang pada fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2022. Kalah 2-3 dari Malaysia dan skor akhir 0-3 dari Thailand membuat Indonesia kini menghuni di posisi juru kunci Grup G.

Setelah kekalahan pertama dari Malaysia beberapa suporter pun sudah melayangkan ketidakpuasan atas kinerja pelatih asal Skotlandia itu. 

Berdasarkan hasil jajak pendapat melalui media sosial Twitter, dari 662 responden terdapat 76 persen yang tidak setuju McMenemy masih bertahan di kursi pelatih Timnas Indonesia.

Usai menjamu Malaysia dan Thailand, Timnas Indonesia akan bertandang ke Uni Emirat Arab (UEA) dan menjamu Vietnam pada Oktober 2019. Selanjutnya laga tandang ke Malaysia akan dijalani pada November 2019. 

Pada Maret tahun depan giliran Timnas Indonesia bertamu ke Thailand dan menjamu UEA. Sedangkan laga Timnas Indonesia terakhir akan berlangsung di Vietnam pada Juni 2020.

McMenemy telah melatih skuat Merah Putih sejak Desember 2018 menggantikan Bima Sakti. Sebelum menjalani tiga laga di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022, McMenemy mengantar Indonesia meraih dua kemenangan atas Myanmar dan Vanuatu serta satu kekalahan dari Yordania pada laga uji tanding.

Sebelum menangani Timnas Indonesia, McMenemy merupakan pelatih Bhayangkara FC dan mengantarkan The Guardians meraih gelar juara Liga 1 2017.

Selain Bhayangkara FC, McMenemy juga pernah mengasuh Pelita Bandung Raya dan Mitra Kukar di liga sepak bola Indonesia. Pelatih 41 tahun tersebut memang memiliki banyak pengalaman menangani kesebelasan asal Asia Tenggara.

Nama Simon mulai muncul di dalam perbincangan suporter sepak bola Indonesia ketika menjadi pelatih timnas Filipina pada 2010 dan membawa skuat The Azkals ke babak semifinal Piala AFF 2010. Simon kemudian menjadi pelatih klub Vietnam Dong Tam Long An pada 2011.

Setelah menjalani karier di klub Naga Mekes dan The Boys Are Back dalam kancah sepak bola Indonesia pada 2011 hingga 2013, Simon kemudian melatih klub New Radiant asal Maladewa pada 2014 sebelum menangani klub Filipina Loyola Meralco Sparks hingga 2016.

 

 

Sumber: CNNIndonesia.com

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!