< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Kabut Asap Ganggu Jadwal Penerbangan di Kalbar

Gatra
Aktivitas di terminal kedatangan Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. (GATRA/Angah/re1)

Pontianak, Gatra.com - Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya terlihat lenggang dari aktivitas setelah sejumlah jadwal penerbangan terganggu akibat kabut asap yang semakin pekat.

Umar Faruq satu diantara calon penumpang pesawat dari Kuching, Malaysia dengan tujuan Bogor yang transit di Bandara Internasional Supadio Pontianak terpaksa mengalami keterlambatan perjalanan. “Seharusnya berangkat hari Minggu kemarin. Tapi karena alasan kabut asap atau jerebu bahasa Malaysia, sangat gelap sehingga dibatalkan penerbangan,” jelasnya saat ditemui di Bandara, Senin sore (9/9).

Dirinya baru bisa berangkat dari Kuching pada hari ini. Namun sempat tertunda selama dua jam keberangkatan dari Kuching untuk transit di Pontianak. Akibat keterlambatan tersebut, dirinya tidak bisa melanjutkan terbang pesawat menuju Bogor yang dijadwalkan berangkat pukul 13.20 WIB.

“Akhirnya saya dipindahkan ke penerbangan Lion Air pukul 17.20. Memang alasan penundaan keberangkatan karena kabut asap,” jelasnya.

Penumpang lainnya, Jane Elisabeth Wuysang juga menyebutkan pesawat Nam Air yang akan dinaikinya dari Bandara Internasional Supadio Pontianak dengan tujuan Bandara Tebelian Sintang dibatalkan keberangkatannya. Seharusnya pesawat dijadwalkan berangkat pada pukul 11.30. Pesawat tersebut sebelumnya sudah ditunda keberangkatan sebanyak dua kali dan akhirnya diumumkan pembatalan penerbangan pada pukul 13.30.

“Ditunda besok karena alasan kabut asap. Tadi disuruh reschedule. Tapi tidak bisa dipastikan bisa berangkat atau tidak,” jelasnya.

Jane menambahkan calon penumpang bisa memilih untuk mengembalikan tiket pesawat, namun harus dipotong sebesar 15% dari harga tiket dan harus menunggu pengembalian dana tersebut satu sampai dua bulan ke depan. “Akhirnya saya pulang ke Sintang lewat darat dengan kendaraan umum,” tuturnya.

Sementara itu Officer in Charge (OIC) Bandara Internasional Supadio Pontianak, Bayu mengakui adanya jadwal penerbangan yang terganggu akibat kabut asap. “Satu penerbangan ke Ketapang dan Putussibau mengalami delay. Dua penerbangan ke Sintang di-cancel,” ucapnya singkat.

 


Reporter: Angah
Editor: Flora L.Y. Barus

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!