< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Transjakarta Siapkan 48 rute Baru

Koran Sindo

Transjakarta Siapkan 48 rute Baru


JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan 48 rute baru untuk merespons kebijakan ganjil-genap yang resmi ber langsung mulai Senin (9/9). Selain memberi solusi pembatas an kendaraan pribadi, lang kah tersebut juga di arahkan untuk memikat lebih banyak warga naik moda transportasi terbesar di Ibu Kota itu.

Ke-48 rute baru dimaksud meli puti 21 rute bus rapid transit (BRT), 23 rute non-BRT, dan 4 rute tambahan Mikrotrans. Semua rute baru tersebut untuk me layani setiap segmen wilayah yang terimbas ganjil-genap. Untuk mendukung pen gope ra si an rute baru tersebut, Pem prov DKI Jakarta juga mem per luas halte-halte yang memiliki ka pasitas kecil agar dapat me nam pung pening katan pelang gan di halte seperti Halte Velo drome, Halte Tosari. Direktur Operasional PT Trans jakarta, Prasetia Budi, meng ungkapkan selain me nambah rute unit, pihaknya ju ga me - nambah armada di semua rute.

Langkah ini dilakukan un tuk mengantisipasi kenaikan pelang gan di beberapa rute dari jum lah renop (rencana operasi) yang sebelumnya pada hari ker ja. Aturan pembatasan kendara an bermotor berdasarkan no - mor polisi ganjil-genap selain di arahkan untuk menggiring ma syarakat menggunakan trans portasi massal, juga untuk mengurangi polusi udara yang sempat mendera Jakarta. Peratur an ini bukan hanya diterap - kan di kawasan sebelumnya seper ti di Jalan Sudirman-MH Tham rin, tetapi juga diberla ku - kan di 25 ruas jalan di Ibu Kota. Pemberlakuan perluasan ganjil-genap mulai Senin (9/8) ditetapkan setelah Pemprov DKI melakukan uji coba sekitar tiga pekan.

Perluasan ganjil-ge - nap diberlakukan pada Senin- Jumat mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Atur an ini tidak berlaku pada Sab tu, Minggu, dan hari libur na sional. Prasetia Budi optimistis pe - nambahan rute dapat memfasi - li tasi pengguna kendaraan pri - ba di yang terimbas atau masya - ra kat yang memiliki berbagai ak tivitas di Ibu Kota bisa me - man faatkan layanan Trans ja - karta dengan aman dan nya - man. “Mudah-mudahan ke bi - jak an ini dapat membawa ma - sya rakat untuk naik transpor - tasi publik,” ujar dia. Untuk menarik kesadaran masyarakat agar beralih ke transportasi massal antara lain de ngan memberi informasi rute serta park n ride terdekat dari layanan Transjakarta yang melayani area perluasan ganjil-ge - nap melalui medsos dan sa ra na lain.

Optimisme penumpang akan meningkat tidak ber le bih - an. Berdasarkan hasil evaluasi uji coba perluasan ganjil-genap selama 20 hari (12/8-6/9), ter - catat kenaikan penumpang ter - jadi hampir di seluruh rute Trans jakarta yang dilalui rute ganjil-genap, yakni mencapai sekitar 3,95%. Kenaikan tertinggi terjadi pada rute GR1 (Bundaran Sena - yan-Harmoni). Pada rute GR1 (bus gratis) selama sosialisasi ini terjadi kenaikan jumlah pe - langgan sebanyak 8,2%. Laporan serupa juga disam - pai kan Badan Pengelola Trans - por tasi Jabodetabek (BPTJ). Sejak masa uji coba perluasan ganjil-genap pada 8 Agustus lalu, banyak pengguna kenda ra - an pribadi beralih menjadi peng - guna Transjakarta dan KRL. Rata-rata naik sekitar 10-15%.

Pengamat transportasi Univer sitas Tarumanegara, Leksmo no Suryo Putranto, menilai pem batasan sistem ganjil-ge - nap hanya memindahkan kema cetan dari jalan protokol ke jalan alternatif. Untuk itu harus ada peningkatan layanan trans - portasi umum yang memadai. Tanpa adanya layanan yang me - madai tersebut, kemacetan di jalan alternatif yang terdampak ganjil-genap pasti akan terjadi. “Harus ada pilihan pengganti yang melayani dari awal per - jalan annya,” ungkapnya. Selain itu dia meminta Pemprov DKI segera mengambil ja - lur yang tidak biasa dalam me - ne rapkan ele c troni c road pricing (ERP) dengan meminta ban tu - an pemerintah pusat.

Dia me nilai ERP merupakan satu-satunya pembatasan kendaraan dan ti dak akan berjalan sempurna pada awal penerapannya. “Di situlah peran peme rintah pusat untuk membantu Pem prov DKI memulai tanpa me nunggu kesempurnaan ter - se b ut. Kalau menunggu sem - pur na ya tidak akan berjalan. Terapkan saja dahulu sambil menyempurnakannya. Ter pen - ting masyarakat dapat me nge - ta hui bahwa untuk lewat ka was - an ERP harus membayar cukup ma hal sehingga mereka berpi - kir untuk segera mencoba angkut an umum,” ungkapnya.

Berdasarkan Instruksi Gu - bernur (Ingub) No 66 Tahun 2019 yang diterbitkan Guber - nur DKI Anies Baswedan, per lu - as an ganjil-genap antara lain diberlakukan di Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Hayam Wuruk, Ja lan Gajah Mada, Jalan Maja - pa hit, Jalan Suryopranoto, Ja - lan Balikpapan, Jalan Kyai Ca - ringin, Jalan Tomang Raya, Ja - lan Medan Merdeka Barat, Ja - lan Sudirman, dan Jalan MH Thamrin. Ganjil-genal juga diberlaku - kan di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan Fat mawati (simpang Jalan Ke - ti mun 1-simpang Jalan TB Sima tupang), Jalan Gatot Subro - to, Jalan MT Haryono, Jalan Ras una Said, dan Jalan DI Panjaitan.

Selanjutnya Jalan Pramu ka, Jalan Gunung Sahari, Ja lan Stasiun Senen, Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba Raya sisi Barat, Jalan Salemba Raya sisi timur (simpang Jalan Paseban Raya-simpang Jalan Di ponegoro), Jalan Ahmad Yani, dan Jalan S Parman.

Bima setiyadi






LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!