< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Pelari Asal Jepang Atsushi Ono Meninggal Dunia Saat Ikuti Maybank Marathon Bali 2019

Tribunnews

TRIBUNNEWS.COM, GIANYAR - Atsushi Ono (56), pelari asal Jepang peserta lari maraton dalam acara Maybank Marathon Bali 2019 yang berpusat di Taman Safari, Gianyar, meninggal dunia diduga karena serangan jantung, Minggu (8/9/2019) sekitar pukul 09.15 Wita.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSU Kasih Ibu Saba, Gianyar, pria bertubuh jangkung ini sempat pingsan di depan Puri Agung Blahbatuh, Gianyar.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Atsushi Ono mengikuti May Bank Marathon 2019 dalam kategori Full Marathon yang menempuh jarak 42.195 kilometer (km).

Namun baru seperempat perjalanan tepatnya di depan Puri Agung Blahbatuh atau Jalan Raya Wisma Gajah Mada, Ono tampak sempoyongan.

Peserta dengan nomor BIB 1117 ini lalu terjatuh ke aspal dan pingsan.

Seorang anggota PMI, I Gede Loka Yasa (42), yang bertugas di areal tersebut, lantas memberikan bantuan pernapasan.

Setelah itu, Atsushi Ono yang tidak sadarkan diri dirujuk ke RSU Kasih Ibu Saba, Gianyar.

Beragam ekspresi ditunjukkan para pelari usai mengikuti lomba lari 'Maybank Marathon Bali 2019' di Bali Safari Marine Park, Gianyar, Bali, Minggu (8/9/2019) pagi.
Beragam ekspresi ditunjukkan para pelari usai mengikuti lomba lari 'Maybank Marathon Bali 2019' di Bali Safari Marine Park, Gianyar, Bali, Minggu (8/9/2019) pagi. (Tribunnews.com/Fitri Wulandari)

Ketika korban tiba di RSU Kasih Ibu Saba, tim medis langsung melakukan pemeriksaan.

Namun pihak rumah sakit menyatakan Atsushi Ono sudah meninggal dunia saat tiba di sana.

"Karena sudah meninggal, pihak rumah sakit tidak melakukan penanganan medis. Dari diagnosa dokter, korban diduga meninggal karena serangan jantung," ujar sumber Tribun Bali, kemarin.

Saat Tribun Bali mendatangi RSU Kasih Ibu Saba, sekitar pukul 13.15 Wita, korban sudah tidak lagi di sana.

"Ya, tadi memang benar ada pelari dibawa ke sini. Saat ini sudah keluar. Yang bersangkutan meninggal. Untuk informasi rinci, manajemen kami tidak melayani. Data sudah dikirim ke Polsek Blahbatuh," ujar seorang staf informasi RSU Kasih Ibu Saba.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Ketut Dwikora, saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang peserta May Bank Marathon 2019 meninggal dunia.

Suasana jelang Maybank Marathon Bali 2019 di Bali Safari Marine Park, Gianyar, Bali, Minggu (8/9/2019) dini hari.
Suasana jelang Maybank Marathon Bali 2019 di Bali Safari Marine Park, Gianyar, Bali, Minggu (8/9/2019) dini hari. (Tribunnews.com/Fitri Wulandari)

"Ya benar, meninggal karena kecapean. Sempat jatuh dan pingsan di depan Puri Blahbatuh. Yang meninggal satu orang, terkait penyebab kematian, saya belum tahu," ujarnya.

Kapolres Gianyar, AKBP Priyanto Priyo Hutomo, juga membenarkan Atsushi Ono meninggal setelah sempat pingsan.

Namun ia tidak memberikan penegasan apakah korban meninggal karena serangan jantung.

Terkait kematian korban, kata dia, pihak panitia akan bertanggung jawab.

Baik terhadap biaya pemulangan jenazah hingga santunan terhadap korban.

"Soal penyebab, itu pihak dokter yang tahu, yang jelas dia pingsan dibawa ke rumah sakit dan meninggal. Soal meninggal di tempat atau di rumah sakit, saya tidak tahu, dokter yang tahu," ujarnya saat dikonfirmasi.

Lokasi pengambilan Race Pack Collection (RPC) 'Maybank Marathon Bali 2019', di Taman Bhagawan, Nusa Dua, Bali, Jumat (6/9/2019).
Lokasi pengambilan Race Pack Collection (RPC) 'Maybank Marathon Bali 2019', di Taman Bhagawan, Nusa Dua, Bali, Jumat (6/9/2019). (TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI)

Turut Berduka

Sementara itu, panitia dan organizer Maybank Marathon Bali 2019 menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa atas meninggalnya Atsushi Ono.

Pihak panitia menyatakan Ono meninggal dunia setelah mendapatkan pertolongan pertama dan dirujuk ke rumah sakit sesuai prosedur penyelamatan.

"Panitia penyelenggara Maybank Marathon Bali 2019 melalui unit medis telah memberikan pertolongan pertama segera setelah dilaporkan," tulis panitia Maybank Marathon Bali 2019 dalam rilis yang diterima Tribun Bali, kemarin.

"Kami membawa Mr Atsushi Ono ke rumah sakit Kasih Ibu Saba, Gianyar, dengan ambulans untuk mendapatkan penangananan sebagaimana standar dan prosedur penyelamatan yang berlaku," lanjut panitia dalam keterangan pers itu.

Sesuai keterangan dari rumah sakit, pihak panitia Maybank Marathon Bali 2019 menyatakan bahwa Atsushi Ono meninggal dunia karena cardiac arrest.

Cardiac arrest adalah suatu kondisi di mana jantung tiba-tiba berhenti berdetak.

Kondisi ini terkadang berkaitan dengan masalah detak jantung lainnya, seperti aritmia dan serangan jantung.

Maybank Bali Marathon 2019 Gelar Marathon Danone-AQUA Kampanye Gerakan #BijakBerplastik
Maybank Bali Marathon 2019 Gelar Marathon Danone-AQUA Kampanye Gerakan #BijakBerplastik (ist)

Aritmia menyebabkan jantung berdetak tidak beraturan, sedangkan serangan jantung adalah matinya jaringan otot jantung akibat kehilangan pemasukan darah.

Masalah tersebut dapat membuat jantung berhenti berdetak dengan tiba-tiba.

Apabila tak segera ditangani, kasus henti jantung ini dapat menyebabkan kematian atau disabilitas.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, panitia Maybank Marathon Bali 2019 telah bekerja sama dengan Allianz, selaku partner asuransi resmi lomba.

Panitia bersama Allianz memberikan perlindungan dan pertanggungan asuransi untuk Atsushi Ono sebagaimana telah disediakan bagi setiap peserta lomba Maybank Marathon Bali 2019.

Pada Maybank Bali Marathon 2018 tahun lalu, seorang peserta juga meninggal dunia.

Peserta tersebut bernama Denny Handoyo, dan diduga menghembuskan napas terakhirnya akibat serangan jantung.

Pelari 50 tahun asal Jakarta Selatan tersebut terjatuh sekitar 100 meter dari garis finis.
Denny tak lama mengalami kejang hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Ia kemudian meninggal setelah sempat mendapat pertolongan tim medis dan dibawa ke RSU Kasih Ibu Saba, Gianyar.

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!

Komentar Teratas

Kunjungi app