< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Warganet Nyinyiri Maskapai Garuda yang Tak Selfie-able

Indonesiainside

Oleh: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, Jakarta – Warganet langsung merespons kebijakan maskapai Garuda Indonesia yang melarang penumpang mengambil foto di dalam pesawat. Pada media sosial twitter, topik ‘Garuda’ sempat memuncaki perbincangan populer dengan jumlah twitt 18 ribu lebih.

Mayoritas warganet merespons negatif dan melontarkan nada nyinyir pada maskapai plat merah tersebut. Warganet mengatakan bahwa maskapai Garuda saat ini tak ramah bagi orang yang gemar selfie.

“Sbg bagian dari bisnis & industri jasa, selfie & berfoto bersama mjd salah satu kegiatan promosi yg menarik. Ini kok malah dilarang selfie & berfoto di dalam pswt garuda, entah apa maksudnya,” cuit @Matahatikoe_ dikutip Selasa (16/7).

“Udah mahal, makan cuman hokben, gaboleh foto di pesawat lagi. Oke bagus deh garuda ada pesawat lain yang lebih worth it ditumpangin kok,” tulis akun @kyungsoowift.

Ada juga warganet yang mengira-ngira sanksi apa yang diberikan maskapai jika penumpang keukeuh mengambil foto. Begini cuit akun @imanlagi:

Kira2 apa sanksi bagi orang yg foto2 di pesawat Garuda?

  • Bagasi ditahan
  • Ngga dikasih roti (yg ga enak itu)
  • In flight entertainment dimatiin
  • pas turun pesawat ga dikasih tangga
  • kalau pesawat parkir jauh dari terminal, yg kena sanksi ga diajak naik bus.

“Mau ikut komentar, tapi ga pernah naik Garuda aku tuh. Naiknya yang murah murah aja kaya Udara Asia, Macan atau Hubungan Kota. Jadi masih bisa foto foto deh,” cuit akun lain @jiemiardian.

“Garuda ooh Garuda, udah kelempar dari 10 best airlines, laporan keuangannya ajaib bukannya evaluasi, malah tambah ngaco aja,” kata akun @leowsn.

Sebelumnya, beredar Surat Pengumuman Larangan NO.JKTCSS/PE/60145/19 yang telah ditandatangani oleh Pjs. SM. FA Standardization & Development Evi Oktaviana di Jakarta pada 14 Juli 2019.

Dalam surat pengumuman tersebut tercantum bahwa baik penumpang maupun awak kabin tidak dieprbolehkan mengambil foto di dalam pesawat. Pertama, tidak diperbolehkan mendokumentasikan segala kegiatan di pesawat, baik berupa foto ataupun video oleh awak kabin ataupun penumpang,” tulis dalam pengumuman tersebut.

Belakangan, manajemen Garuda Indonesia mengubah surat pengumuman terkait larangan memotret di dalam pesawat. Surat itu sebenarnya untuk kepentingan internal namun bocor ke publik, karenanya maskapai pelat merah ini lantas menggantinya dengan imbauan untuk tidak memotret di dalam pesawat.

“Sehubungan dengan beredarnya surat larangan pengambilan gambar di pesawat, bersama ini kami sampaikan bahwa pengumuman tersebut merupakan edaran internal perusahaan yang belum final yang seharusnya belum dikeluarkan dan tidak untuk publik,” kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan, Selasa(16/7). (*/Dry)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!