< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Bersiap Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Tribun-medan
Bersiap Jadi Tuan Rumah Formula E 2020 - DKI Jakarta Siapkan 2 Rute Alternatif Lintasan
Sam Bloxham/LAT/Formula E
2016/2017 FIA Formula E Championship di Monte-Carlo, Monaco, Sabtu (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16. Jadi Tuan Rumah Formula E 2020 , DKI Jakarta Siapkan 2 Rute Alternatif Lintasan Balapan Ini, Senin (15/7/2019). (Sam Bloxham/LAT/Formula E) 

Bersiap Jadi Tuan Rumah Formula E 2020 - DKI Jakarta Siapkan 2 Rute Alternatif Lintasan

Tak terkira banyaknya adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan.

TRIBUN-MEDAN.com - DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah ajang balapan Formula E 2020.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan ada 2 rute alternatif yang akan menjadi lintasan ajang Formula E 2020 di ibu kota.

Menurut Syafrin, 2 alternatif lintasan Formula E 2020 itu dipilih dari 5 rute yang diusulkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Tanggal 8 Juli itu pihak panitia sudah datang dan sudah melakukan survei lintasan yang akan digunakan ajang Formula E. Kemarin itu dari penyelenggara ada dua alternatif yang diambil," ujar Syafrin, dikutip TribunWow.comdari Kompas, Senin (15/7/2019).

Rute Pertama:

Silang Monas Tenggara (belakang Stasiun Gambir) - Jalan MI Ridwan Rais - berputar di Tugu Tani - kembali ke Jalan MI Ridwan Rais - Jalan Medan Merdeka Selatan - putar balik di depan Wisma Antara - kembali ke Jalan Medan Merdeka Selatan - Silang Monas Tenggara.

Rute Kedua

Silang Monas Selatan (sebagai pit stop) - Jalan Medan Merdeka Selatan - belakang Stasiun Gambir - Jalan MI Ridwan Rais - belok kanan ke Jalan Medan Merdeka Selatan - Bundaran Air Mancur - Silang Monas Selatan.

Setelah dipilih, Pemprov DKI Jakarta akan mempersiapkan lintasan tersebut agar memenuhi standar penyelenggara.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengabarkan terpilihnya DKI Jakarta sebagai tuan rumah Formula E pada Minggu (14/7/2019), melalui akun Instagramnya @aniesbaswedan.

Tampak Anies mengunggah sepuluh foto yang memperlihatkan ia tengah menyambut tim Formula E untuk menguji lapangan di Jakarta pada Senin-Selasa (8-9/7/2019) lalu.

Ia pun menuliskan keterangan panjang perihal rencana besar tersebut.

Anies mulanya mengungkapkan kalimat syukurnya bahwa hal tersebut telah disetujui.

Dirinya lantas akan terbang ke New York untuk menuntaskan negosiasi kepada lembaga pengelola Formula E.

"Alhamdulillah, berhasil!

Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan tahun 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E.

Formula E adalah turnamen balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1. Bedanya dengan F1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik, dan diadakan di sirkuit jalan raya.

Sejak tiga bulan lalu persiapan pertemuan ini telah dilakukan.

Tim dari Formula E juga sudah datang khusus melakukan uji lapangan di Jakarta pada 8-9 Juli lalu. Karena Jakarta berkompetisi dengan kota dunia lainnya, maka semua dikerjakan dengan tertib dan tak banyak bicara.

Puncak pertemuan dibuat tanggal 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E. Bernegosiasi dengan Alexandro Agag dan Alberto Longo, para pemimpin tertinggi Formula-E yang legenda dunia balap mobil.

Walau baru bertatap muka kali ini, tapi kami langsung akrab seakan sudah kenal lama. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun tetap santai dan bersahabat," ungkap Anies Baswedan.

Anies menuliskan bahwa Jakarta nantinya akan menjadi tuan rumah yang disorot oleh ribuan penonton di seluruh dunia.

Gubernur DKI Jakarta menuturkan Jakarta akan menjadi tuan rumah dalam ajang balap mobil Formula E di pertengahan tahun 2020.
Gubernur DKI Jakarta menuturkan Jakarta akan menjadi tuan rumah dalam ajang balap mobil Formula E di pertengahan tahun 2020. (Instagram @aniesbaswedan)

Ia pun menulis perekonomian di Jakarta dapat digerakkan lebih dari Rp 1,2 triliun.

"Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung.

Tak terkira banyaknya adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan.

Menurut preliminary study, satu event balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian hingga lebih dari 78 juta Euro, atau Rp 1,2 T. Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan kerja dan usaha bagi warga Jakarta. InsyaAllah!

Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil.

Bersyukur bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta yang berkesempatan.

Pada dunia kita kirimkan pesan: Jakarta bukan cuma pemain domestik, Jakarta siap menyongsong, siap sejajar dan makin bersinar di antara megapolitan dunia, dan insya Allah akan makin kokoh hadir di orbit global.

Mari Jakarta, kita bersiap jadi tuan rumah laga kelas dunia," tulis @aniesbaswedan.

#Bersiap Jadi Tuan Rumah Formula E 2020 - DKI Jakarta Siapkan 2 Rute Alternatif Lintasan

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Akan Jadi Tuan Rumah Formula E 2020, DKI Jakarta Siapkan 2 Rute Alternatif Lintasan Balapan Ini

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!