< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Polisi Tak Izinkan Relawan Demo di Depan Rumah Prabowo

Abadikini.com

Abadikini.com, JAKARTA –  Polisi tak mengizinkan aksi demo yang rencananya digelar oleh Jaringan Pemuda Penyelamat Konstituen Prabowo-Sandi di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan pelarangan itu dilakukan karena lokasi tempat digelarnya aksi merupakan fasilitas pribadi.

“Bagaimanapun fasilitas pribadi itu dilarang jadi objek unjuk rasa, ini kan rumah, tidak boleh disini,” kata Indra saat dikonfirmasi, Senin (15/7).

Ketua Koordinator Jaringan Pemuda Penyelamat Konstituen Prabowo-Sandi, Fhais, sekaligus koordinator dalam aksi demo tersebut sudah menyatakan bahwa aksi ditunda hingga tiga hari ke depan. Alasannya, untuk meminta izin aksi ke pihak kepolisian.

Indra menyampaikan sebelum menggelar aksi demo, koordinator aksi memang wajib untuk memberitahukannya ke pihak kepolisian. Namun, menurut Indra, koordinator aksi juga mestinya memahami aturan-aturan soal penyelenggaraan aksi.

“Mereka harus tahu bahwa aturan-aturan khususnya yang menjadi objek unjuk rasa tidak dibenarkan di fasilitas-fasilitas pribadi, apalagi rumah seperti ini enggak boleh. Jadi, tentunya pasti dari pihak kepolisian tidak akan mengizinkan mereka melakukan ini,” tuturnya.

Meski begitu, Indra menuturkan pihaknya bakal tetap mengantisipasi aksi demo itu dengan menerjunkan sekitar 100 personel.

“Kalau mereka enggak datang mereka mengerti aturan yang sudah diatur. Tapi kalau tetap datang kita lakukan upaya negosiasi, kalau tetap maksa ya kita lakukan tindakan sesuai prosedur,” tuturnya.

Sebelumnya, Jaringan Pemuda Penyelamat Konstituen Prabowo-Sandi menuntut pertanggungjawaban Prabowo atas meninggalnya sembilan orang dalam aksi 21-23 Mei.

Apalagi, kata mereka, para pendukung Prabowo kecewa dengan sikap dan langkah yang diambil pimpinan Partai Gerindra itu terkait pertemuannya dengan Joko Widodo pada Sabtu (12/7).

Dia berharap Prabowo bertemu pendukungnya dan meminta maaf secara langsung atas pertemuan yang disebutnya sebagai ‘pengkhianatan’ itu.

    LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!

    Komentar Teratas

    Kunjungi app