< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Info BMKG: Gempa Telah Mengguncang Kabupaten Lombok Utara Pada Rabu Dini Hari

Tribunnews
Info BMKG: Gempa Telah Mengguncang Kabupaten Lombok Utara Pada Rabu Dini Hari

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah mencatat adanya gempa yang mengguncang Kabupaten Lombok Utara Pada Rabu (12/6/2019) dini hari.

TRIBUNNEWS.COM - Gempa telah mengguncang Kabupaten Lombok Utara pada Rabu (12/6/2019) dini hari.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang mengguncang Kabupaten Lombok Utara ini terjadi pada pukul 02.51 WIB.

Gempa yang terjadi di Kabupaten Lombok Utara ini berkekuatan Magnitudo 3,8.

Dari unggahan akun Twitter @infoBMKG, BMKG menyebut jika gempa di Kabupaten Lombok Utara ini berpusat di laut dengan kedalaman 12 kilometer.

Gempa tersebut terjadi di 36 kilometer timur laut Kabupaten Lombok Utara.

BMKG juga menyebut jika gempa ini dirasakan di Kabupaten Lombok Utara dengan skala MMI III.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan lanjutan terkait gempa yang terjadi di Kabupaten Lombok Utara pada Rabu dini hari.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sementara pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan menjadi gelap.

Benda-benda terlempar ke udara.

(Tribunnews.com/Whiesa)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!

Komentar Teratas

Kunjungi app