< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Ridwan Kamil Sampai Bersumpah Demi Ibunya Setelah Heboh Iluminati di Masjid Al Safar Bandung

Surya-tribun
Ridwan Kamil Sampai Bersumpah Demi Ibunya Setelah Heboh Iluminati di Masjid Al Safar Bandung

SURYA.CO.ID - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sampai bersumpah demi Allah SWT dan ibunya setelah heboh Iluminati di Masjid Al Safar Bandung.

Desain Masjid Al Safar Bandung yang dirancang perusahaan milik Ridwan Kamil dipermasalahkan karena dianggap mengandung simbol iluminati.

Iluminati adalah kelompok persaudaraan rahasia yang sangat tertutup.

Ada penelitian yang menyebutkan, organisasi Iluminati ini sudah ada jauh sebelum masa Adam Weishaupt.

Menurut penelitian ini, illuminati merupakan organisasi rahasia Yahudi yang bergerak di bawah tanah, menjalankan segenap agenda Zionisme yang didasarkan pada ajaran Qabala, yaitu ordo rahasia Yahudi tertua yang telah berusia lebih kurang 4.000 tahun.

Ya, simbol segitiga dengan mata satu atau akrab disebut Iluminati mendadak menjadi ramai diperbincangkan.

Itu setelah Ustaz Rahmat Baequni mengidentikan simbol itu dengan arsitektur yang ada di Masjid Al Safar di Km 88 Tol Cipularang.

Sontak, masjid karya perusahaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu pun bikin heboh.

Gubernur Ridwan Kamil atau akrab dipanggil Emil dan Rahmat Baequni beserta Majelis Ulama Indonesia (MU) akhirnya menggelar pertemuan untuk mejelaskan duduk perkara desain Masjid Al Safar itu.

Ustaz Rahmat Baequni, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Ketua MUI Jabar Rahmat Syafei saat berfoto usai berdialog membahas polemik desain masjid di Gedung Pusdai Jabar, Senin (10/6/2016).
Ustaz Rahmat Baequni, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Ketua MUI Jabar Rahmat Syafei saat berfoto usai berdialog membahas polemik desain masjid di Gedung Pusdai Jabar, Senin (10/6/2016). (Dokumentasi Humas Pemprov Jabar)

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Ceramah 30 menit antara Kang Emil dan Rahmat Baequni

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ustaz Rahmat Baequni dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menggelar dialog di Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Senin (10/6/2019).

Dialog tersebut membahas kontroversi mengenai desain Masjid Al Safar di KM 88 Tol Cipularang yang dibuat firma arsitek milik Ridwan Kamil, Urbane Indonesia.

Ratusan orang datang untuk menyaksikan pertemuan tersebut.

Bahkan, banyak yang tak bisa masuk lantaran kapasitas gedung terbatas.

Hadir pula para pimpinan MUI Jabar, termasuk Ketua MUI Jabar Rahmat Syafei.

Ridwan Kamil dan Rahmat Baequni mendapat waktu masing-masing 30 menit untuk menjelaskan hal tersebut.

2. Rahmat paparkan presentasi tentang paganisme Modern

Dalam kesempatan itu, Rahmat memberikan presentasi berjudul Paganisme Modern.

Salah satu isinya, menggambarkan perkembangan sejarah terbentuknya simbol-simbol yang berkaitan dengan zionisme maupun illuminati.

Rahmat lalu membagikan pemikirannya tentang upaya zionis Yahudi menguasai dunia.

Dia sempat menunjukkan sejumlah monumen di dunia yang menunjukan simbol segitiga dan mata satu.

Salah satu yang dicontohkan yakni logo Kepolisian Arab Saudi dan Tugu Geometri di Enginerring Square di Jeddah.

"Simbol ini juga pernah muncul di Masjid Pusdai Jabar. Saya katakan itu simbol Yahudi, kenapa simbol itu ada dalam masjid? Saya kira tidak layak simbol semacam itu ada dalam masjid," ucapnya.

Masjid Al Safar yang berada di Rest Area KM 88 B Tol Purbaleunyi
Masjid Al Safar yang berada di Rest Area KM 88 B Tol Purbaleunyi (Coorporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk)

3. Kang Emil: Terinsipirasi masjid di Turki Masjid Al Safar

Ridwan menuturkan soal latar belakang karya arsitekturnya di sejumlah masjid hingga multitafsir dalam dunia arsitektur.

Salah satu yang dibahasnya adalah desain Masjid Pusdai Jabar yang merupakan karya dosen ITB Slamet Wirosanjaya.

"Desain ini terinspirasi masjid di Turki. Karena Indonesia daerah tropis, maka atapnya dibuat miring agar air menurun deras. Kalau dilihat ada tumpukan piramida," tutur Emil.

Emil pun memaparkan sejumlah arsitektur masjid yang dibuatnya seperti Masjid Al Irsyad yang terinspirasi kabah, Masjid Sulawesi Selatan yang terinspirasi 99 asmaul husna, termasuk desain masjid yang dibuatnya untuk pusat dakwah di Sevila, Spanyol.

4. Tanggapan Ridwan Kamil tentang simbol mirip illuminati

Salah satu poin yang dipermasalahkan Rahmat adalah tentang bentuk segitiga di Masjid Al Safar yang mirip simbol Illuminati.

Emil pun menjelaskan, lantaran estetika Islam tak mencerminkan makhluk hidup, para ulama bersepakat memilih estetika dalam bentuk geometri.

Hasilnya, tak bisa dihindari bentuk-bentuk, seperti segitiga dan lingkaran.

"Kalau iluminati mengambil semua bentuk dasar geometri sehingga kita 'katempuhan' di era modern yang tak sengaja.

Kalau betul segitiga tidak boleh, lingkaran juga tidak boleh, elips juga tidak boleh karena membentuk mata dajjal, berarti habis semua bentuk geometri diambil mereka," tutur Emil.

5. Ridwan Kamil sebut masjid dengan arsitektur mirip Al Safar

Bagi Ridwan Kamil, desain Masjid Al Safar terinspirasi dari alam yang berbentuk tak beraturan.

Dalam ilmu arsitektur, ada teori melipat seperti origami.

Segitiga merupakan geometri yang mampu memeluk bentuk apapun.

"Ada bentuk segitiga, ini trapesium karena atasnya dipancung. Pintu masuknya katanya segitiga, itu trapesium empat sisi. Saya menjelaskan apa adanya demi Allah, ada ibu saya di sini buat apa saya berbohong," terang Emil.

Lantas dia mempertanyakan bagaimana nasib masjid lain yang punya geometri serupa seperti Masjid Al Ukhwah, Masjid Trans Studio, dan Masjid Raya Jakarta karena geometri serupa dalam pembangunan masjid juga tak hanya terjadi di Indonesia, bahkan di Masjid Nabawi.

"Ini mihrab di Masjid Nabawi, ada bentuk segitiga dan lingkarannya. Apakah ini konspirasi? Wallahualam. Bagaimana dengan jutaan haji yang shalat di Masjid Nabawi apakah sah shalatnya?

Jangan menghakimi dulu oleh informasi yang sepotong. Pulang dari sini mau paham atau tidak silakan, saya sudah menjelaskan," ungkapnya.

6. Rahmat bantah ingin jatuhkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Rahmat Baequni membantah dugaan ingin menjatuhkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seputar argumennya soal desain Masjid Al Safar di Km 88 Tol Cipularang yang dituding bermuatan simbol segitiga dan mata satu.

"Tidak (ada niat apa pun), demi Allah. Sama sekali saya tidak pernah berniat menjatuhkan siapa pun apalagi Pak Ridwan Kamil.

Tadi saya sampaikan, kami akan terbuka dan saya sama sekali tidak bersudzon kepada siapa pun," kata Rahmat seusai dialog bersama Ridwan Kamil dan MUI Jabar di Gedung Pusdai Jabar, Senin (10/6/2019).

Rahmat mengatakan, ceramah teori konspirasi pada simbol arsitektur masjid tak hanya berlaku untuk Masjid Al Safar.

Adapun soal klarifikasi yang disampaikan Ridwan Kamil, Rahmat menilai pemaparannya sudah proporsional.

Sumber: KOMPAS.com (Dendi Ramdhani)

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!

Komentar Teratas

Kunjungi app