< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Download Baca Plus dan menangkan hadiah!
closeDownload
share icon

Gizi buruk dan `stunting` yang terus melanda di NTT

Elshinta

Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang cukup terkenal dengan kasus gizi buruknya. Bahkan, saban tahun, kasus ini seakan terus melanda anak-anak balita yang membawa dampak pada kegagalan pertumbuhan (stunting).

Gagalnya pertumbuhan anak dapat dilihat dari status gizinya, terutama pada saat melahirkan. Menurut Kementerian Kesehatan, berat badan bayi baru lahir yang normal adalah 2.500 s.d. 4.000 gram.

Seorang bayi dikatakan memiliki berat badan lahir rendah jika beratnya kurang dari 2.500 gram, dan memiliki kecenderungan untuk menjadi stunting. Mengapa? Karena status gizi ibu yang buruk sebelum dan selama proses kehamilan berlangsung. Di sisi lain, selama 6 bulan pertama kehidupannya, bayi tersebut tidak mendapat ASI eksklusif dari ibunya, padahal ASI eksklusif merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung zat untuk kekebalan tubuh dan perlindungan pada sistem pencernaan.

Selain itu, sang bayi juga mengalami kekurangan asupan energi dan protein yang memadai serta tidak memberikan imunisasi sehingga menghambat pertumbuhannya. Imunisasi dapat menstimulasi sistem imun untuk membentuk antibodi yang dapat melawan agen infeksi atau menyediakan perlindungan sementara melalui pemberian antibodi. Pemberian imunisasi pada anak bertujuan mengurangi risiko terinfeksi dan mencegah kematian pada anak.

Status imunisasi anak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting. Pasalnya, ketika anak terkena penyakit, akan terjadi perubahan dalam asupan zat gizi, seperti muntah, tidak nafsu makan, dan terjadi peningkatan kebutuhan zat gizi. "Ketika kebutuhan zat gizi anak tidak terpenuhi, akan terjadi gagal tumbuh yang mengakibatkan stunting," kata Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur dr Cornelius Kodi Mete yang mengakui pula bahwa kasus gizi buruk dan stunting masih terus melanda wilayah NTT. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta. REDAKSI-AnJ
LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA PLUS, ADA HADIAHNYA!